By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Umi Simulasi KBM, Siswa SD Curhat Jenuh Belajar di Rumah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Umi Simulasi KBM, Siswa SD Curhat Jenuh Belajar di Rumah

Last updated: 17 Juni 2020 15:42 15:42
Jatengdaily.com
Published: 17 Juni 2020 15:42
Share
Bupati Umi saat meninjau simulasi KBM. Foto: Jatengdaily.com/wing
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com)- Bupati Tegal Umi Azizah meninjau simulasi kegiatan belajar mengajar atau KBM beberapa sekolah menjelang diberlakukannya tata kehidupan normal baru di lingkungan pendidikan.

Saat melakukan peninjauan, dia menerima curahan hati (curhat) dari salah seorang siswa kelas 1 SDN Mindaka 1 Kecamatan Tarub. Siswa tersebut mengeluh jika dirinya jenuh belajar di rumah dan ingin segera masuk sekolah seperti biasa, bertemu teman sebayanya.

Mendengar hal tersebut, Umi menerangkan kebijakan pemerintah yang mengharuskan siswa belajar dari rumah selama masa pandemi Covid-19. Selain lansia, anak-anak menjadi kelompok rentan tertular virus corona, sehingga aktifitas belajar mengajar yang melibatkan pertemuan tatap muka atau perjumpaan secara fisik sementara ditiadakan.

Tak lupa, Umi pun mengajak para siswa mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. “Jangan lupa sering mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menggunakan masker saat berada di luar rumah dan selalu mengonsumsi makanan bergizi serta menjaga kesehatan,” pesan Umi.

Ditemui di sela-sela tinjauannya, Umi menyampaikan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari persiapan KBM di masa normal baru untuk tingkat SD dan SMP. Hal ini tentunya sudah melalui proses pembahasan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) beserta pengawas dan mendapat persetujuan dari komite sekolah. Usai ini, pihaknya akan mengevaluasi pelaksanaannya secara menyeluruh.

“Simulasi ini bertujuan agar peserta didik, orang tua murid dan guru di sekolah sudah siap manakala KBM tatap muka kembali diberlakukan. Hal yang menjadi perhatian disini antara lain, kesiapan sarana penunjang protokol kesehatan, prosedur antar jemput siswa oleh orang tua hingga tata cara kegiatan belajar mengajar,” kata Umi.

Simulasi KBM ini hanya dilaksanakan di wilayah yang tidak termasuk zona merah penyebaran Covid-19 seperti seperti Kecamatan Slawi, Kedungbanteng, Adiwerna, Balapulang dan Bojong. Peran orang tua murid juga sangat menentukan keikutsertaan siswa. Pihaknya tidak memaksa orang tua murid mengizinkan anaknya untuk mengikuti simulasi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Umi mencontohkan, di SMPN 1 Tarub, dari 470 siswanya, ada 32 siswa yang tidak diizinkan orang tuanya berangkat mengikuti simulasi KBM ini.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Tarub Ciptadi, menuturkan, dari 32 siswa yang tidak diizinkan orang tuanya, tiga diantaranya memiliki penyakit asma dan bronkitis. “Bagi siswa yang tidak diizinkan orang tuanya mengikuti simulasi ini tetap kami pantau melalui media daring,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Was’ari, menyampaikan, simulasi KBM ini digelar dari mulai Selasa sampai Sabtu (15 hingga 19 Juni 2020) atau sehari sebelum siswa menerima rapor. Setelah simulasi KBM dilaksanakan, siswa akan kembali diliburkan sampai ada keputusan dari Pemerintah tentang waktu pelaksanaan tahun ajaran baru 2020/2021.

Was’ari menambahkan, simulasi KBM ini telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, mulai dari pengecekan suhu tubuh, cuci tangan sebelum masuk kelas, pengaturan tempat duduk yang berjarak hingga persetujuan orang tua murid.

Tak hanya meninjau simulasi di SDN Mindaka 1 dan SMPN 1 Tarub, Umi yang didampingi Asisten Administrasi Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Tegal Dadang Darusman juga meninjau simulasi KBM di SMPN 1 Pangkah. wing-she

You Might Also Like

Hari Keempat Libur Nataru 79.033 Pelanggan KA Tiba di Wilayah Daop 4 Semarang
Cara Membuat Nada Dering iPhone yang Unik dan Kreatif
Aktivitas di Saat PPKM, Fatayat Dilatih Pemulasaraan Jenazah Covid-19
Saat Gotong Royong ASN Menjadi Penyelamat: Kisah Bu Ngatimah yang Tetap Tersenyum Meski Tertimpa Musibah
Vaksinasi Penyandang Disabilitas Sasar 562.242 Orang
TAGGED:brebes simulasi kbmBupati Umi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?