Foto: Kemenag

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Saat ini viral di media sosial (medsos) bahwa ada sejumlah jamaah umrah asal Indonesia yang terinfeksi virus korona (COVID-19) lalu ditolak masuk setibanya di Arab Saudi.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah membantah hal tersebut. Melalui keterangan tertulis tertanggal 28 Februari 2020, KJRI Jeddah menegaskan tidak ada laporan warga negara Indonesia (WNI) terinfeksi korona di Arab Saudi.

“Tidak terdapat jemaah umrah WNI yang dinyatakan positif terdampak virus corona (COVID-19) pada saat ketibaan sehingga harus dipulangkan ke Tanah Air,” tegas KJRI dalam siaran pers, seperti dikutip dari laman Kemenag, Minggu (1/3/2020).

KJRI Jeddah mengimbau kepada seluruh jemaah asal Indonesia agar tetap tenang menyelesaikan ibadah umrah tanpa terganggu adanya isu-isu yang belum tentu kebenarannya. “Juga terus menjaga kesehatan fisik selama melaksanakan ibadah umrah,” pesan KJRI.

Sebagai saluran informasi, KJRI Jeddah membuka layanan hotline yang dapat diakses pada nomor: +966503609667.

“KJRI Jeddah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan agar jemaah umrah WNI di Arab Saudi dapat melaksanakan ibadah umrah dengan lancar,” demikian bunyi pesan tertulis KJRI. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here