By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 14 Pasar Non-Esensial di Solo Mulai Buka Termasuk Pasar Klewer
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

14 Pasar Non-Esensial di Solo Mulai Buka Termasuk Pasar Klewer

Last updated: 27 Juli 2021 17:07 17:07
Jatengdaily.com
Published: 27 Juli 2021 17:07
Share
Pasar Klewer Solo. Foto: yanuar
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com) – Sejumlah pasar non-esensial di Kota Solo mulai buka Selasa (27/7/2021), setelah sebelumnya dilarang beroperasi selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak 3 Juli 2021. Tercatat sebanyak 14 pasar tradisional non-esensial yang sudah mulai beroperasi.

Pasar tradisional yang sebelumnya ditutup yakni Pasar Klewer, Pasar Notoharjo, Pasar Gilingan, Pasar Bambu, Pasar Kabangan, Pasar Singosaren, Pasar Elpabes, Pasar Ngarsopuro, Pasar Triwindu, Pasar Cenderamata, Pasar Mebel, Pasar Panggungrejo, Pasar burung dan ikan hias Depok, serta Pasar Ledoksari.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi mengatakan pembukaan pasar nonesensial tersebut sudah disosialisasikan kepada para pedagang sebelumnya.

“Kami sudah sosialisasikan, kalau diperlukan untuk ‘loading’ hari ini ya dipersilahkan. Jam bukanya tidak diatur tetapi jam tutupnya diatur, yakni hingga pukul 15.00 WIB,” katanya.

Meski sudah ada pelonggaran, untuk penerapan protokol kesehatan tetap harus dilakukan secara disiplin. Untuk pengawasan yang dilakukan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengurus paguyuban masing-masing pasar.

Sebelumnya, dari 44 pasar tradisional yang ada di Kota Solo, hanya 30 di antaranya yang boleh beroperasi selama pemberlakuan PPKM sejak tanggal 3 Juli 2021. Akibatnya, 14 pasar tradisional yang bergerak di sektor nonesensial terpaksa harus tutup sementara.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming sendiri sudah mengeluarkan SE Wali Kota Surakarta No 067/2284 terkait PPKM Level 4 di Kota Solo. Dalam SE tersebut di antaranya disebutkan pasar tradisional/pasar darurat buka jam operasional sampai dengan pukul 17.00WIB. Pasar non kebutuhan sehari-hari sampai dengan pukul 15.00 WIB, sedangkan durasi bongkar muat distribusi barang pukul 02.00-05.00 WIB.

Supermarket, pasar swalayan, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan buka dari pukul 06.00-20.00 WIB.

Namun pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara, kecuali akses untuk restoran, supermarket, pasar swalayan, toko obat dan akses untuk pegawai toko yang melayani penjualan online dengan maksimal tiga orang setiap toko sampai pukul 20.00 WIB. yds

You Might Also Like

Kasus Covid-19 di Temanggung Melonjak
Presiden Jokowi: Indonesia Kecam Keras Pernyataan Presiden Prancis
Sebanyak 44 Eks Pegawai KPK Bersedia Jadi ASN Polri
Puncak Arus Mudik, Konsumsi BBM Gasoline Naik hingga 52% di Jateng dan DIY, Kontribusi Terbesar dari SPBU di Jalur Tol
Buntut Bupati Pati Jadi Tersangka, Risma Ardhi Chandra Didapuk Jadi Plt Bupati Pati
TAGGED:covid-19 Solopasar klewerpasar non-esensialPPKM level 4 Solose wali kota solo
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?