By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Aktivitas Merapi Meningkat, Warga Babadan 1 Kembali Mengungsi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Aktivitas Merapi Meningkat, Warga Babadan 1 Kembali Mengungsi

Last updated: 5 Januari 2021 15:19 15:19
Jatengdaily.com
Published: 5 Januari 2021 15:19
Share
Warga Dusun Babadan 1 Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang kembali mengungsi, menyusul peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Goto: humasMagelang
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com)- Warga Dusun Babadan 1 Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang kembali mengungsi, menyusul peningkatan aktivitas Gunung Merapi.

Proses evakuasi bagi 300 warga rentan, lansia, anak-anak dan ibu hamil ini dilakukan pada Selasa (5/1/2021) siang.

“Karena Merapi aktivitas semakin naik dengan signifikan sehingga masyarakat diharapkan kembali ke tempat pengungsian,” kata Camat Dukun, Amin Sudrajat, di lokasi.

Proses evakuasi melibatkan personil BPBD Kabupaten Magelang, TNI Polri, dan relawan. Setelah berada di titik kumpul, warga diangkut menggunakan puluhan kendaraan menuju Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Kantor Desa Banyurojo Mertoyudan.

Iring-iringan kendaraan pengungsi ini terdiri dari kendaraan truk TNI, ambulans, dan mobil relawan. Proses evakuasi berjalan lancar, tidak ada kepanikan warga saat mereka harus kembali ke lokasi pengungsian.

Dijelaskan Amin, warga sebelumnya sempat mengungsi di Banyurojo. Namun karena merasa jenuh mereka kemudian memilih pulang ke rumah.

“Sekitar dua minggu warga di rumah, pulang dari pengungsian Banyurojo,” ungkapnya.

Diungkapkan Amin, sesuai rekomendasi BPPTKG dalam status Siaga Merapi potensi bahaya berada di radius lima kilometer. Wilayah Kecamatan Dukun ada tiga desa yang terdiri dari sembilan dusun yang harus diungsikan.

Sedangkan Dusun Babadan 2, lanjut Amin, saat ini masih proses sosialisasi dan koordinasi. Desa Keningar juga diungsikan karena warganya merasa khawatir.

“Warga Desa Ngargomulyo sudah diungsikan lagi di Desa Tamanagung Muntilan. Satu dusun lagi (Babadan 2) masih musyawarah,” imbuhnya.

Sementara, salah satu warga Babadan 1, Nur Intan mengungkapkan saat ini mengungsi lagi karena rasa khawatir terhadap peningkatan aktivitas Gunung Merapi.

Ia mengungsi bersama orang tua dan kedua anaknya yang masih balita. Bahkan menurutnya, peningkatan Merapi itu juga sering terdengar suara gemuruh.

“Takut karena suara Merapi dan akan pulang ke pengungsian Banyurojo lagi,” ujar Nur seraya menata bekal keperluan selama mengungsi. she

You Might Also Like

Aura Kasih Perbaiki Komunikasi dengan Mantan Suami Demi sang Anak
Genangan Surut, Jalur Kereta Api Tegowanu-Brumbung Aman Dilalui 
Warga Sayung Cor Jalan Rusak Secara Swadaya
Presiden Lantik 906 Calon Perwira Remaja TNI-Polri
Belum Rekam Data e-KTP, Data Kependudukan 3.619 Warga Diblokir
TAGGED:Aktivitas Merapi Meningkatgunung merapiWarga Babadan 1 Kembali Mengungsi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?