By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Anak Nikah Tak Sesuai Penanggalan Jawa, Ayah Bunuh Diri
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Anak Nikah Tak Sesuai Penanggalan Jawa, Ayah Bunuh Diri

Jatengdaily.com
Published: 26 Januari 2021 16:08
Share
Ilustrasi
SHARE

KEBUMEN (Jatengdaily.com) – SY, pria berumur 52 tahun warga Kebumen Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia setelah gantung diri di rumahnya Senin (26/1/2021). Peristiwa tersebut menggegerkan warga di Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen.

Sang istri, SL (47) sempat berteriak histeris melihat suaminya gantung diri dengan seutas tali plastik di kayu usuk dapur rumahnya.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto membenarkan peristiwa itu diketahui istrinya SL (47) sekitar pukul 03.45 WIB.

“Suami awalnya pamit mau pergi ke belakang sekitar pukul 03.00 WIB. Namun sudah berselang waktu 30 menit tak kunjung kembali,” jelas Iptu Sugiyanto yang juga Plh Kapolsek Klirong.

Istri yang curiga lantas mencari suaminya, dan menemukan sudah keadaan menggantung di dapur. Istrinya yang histeris, lantas teriak dan mengundang warga sekitar datang ke rumahnya.

Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Klirong. Dari hasil olah TKP, Polsek setempat bersama dengan INAFIS Polres Kebumen, polisi tidak menemukan tanda mencurigakan yang mengarah ke tindak pidana.

“Berdasarkan bukti-bukti di lapangan yang kami peroleh, kuat dugaan yang bersangkutan sengaja gantung diri,” terang Iptu Sugiyanto.

Penuturan keluarga, padahal dalam waktu dekat adalah waktu yang berbahagia bagi kedua putranya karena akan naik ke pelaminan.

Kuat dugaan yang bersangkutan mengakhiri hidupnya karena beban fikiran, dimana pernikahan putranya akan digelar tidak sesuai dengan hitungan penanggalan Jawa atau weton. yds

You Might Also Like

Cek Pos Terpadu Mudik di GT Kalikangkung, Kapolri: One Way Diberlakukan Mulai 28 April
Perpol Pam Swakarsa, Reformasi Pemuliaan Satpam
Gunakan Tiga Pesawat, Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
Luar Biasa, Kopi Lelet Pandawa Binaan Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Mampu Raih Omzet Miliaran Rupiah
Rabithah ‘Alam Islami Siap Dukung Agenda Internasional NU
TAGGED:Kabupaten Kebumenpolres kebumenpria bunuh diriweton
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?