By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Cegah Lost Generation Akibat Pandemi, MUI Jateng Gelar Webinar Hadirkan Tiga Rektor PTN
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cegah Lost Generation Akibat Pandemi, MUI Jateng Gelar Webinar Hadirkan Tiga Rektor PTN

Last updated: 24 Agustus 2021 08:30 08:30
Jatengdaily.com
Published: 24 Agustus 2021 08:30
Share
Dr Umar Abdurrahman
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Majelis Ulama Indonesia MUI Jawa Tengah akan menggelar webinar bertajuk Mencegah Lost Generation Dampak Pandemi dengan menampilkan tiga rektor perguruan tinggi negeri (PTN) di ibukota Jawa Tengah, Rabu (25/8) besok.

Ketua Komisi Pendidikan Pesantren dan Kaderisasi MUI Jateng, Dr Umar Abdurrahman mengatakan ketiga nara sumber itu meliputi rektor UIN Walisongo, Prof Dr KH Iman Taufiq, MA, Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum dan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman, MHum.

“Ketiganya kami harapkan melontarkan tawaran solusi bagaimana konsep dan strategi dalam menghadapi pandemi agar tidak sampai mengakibatkan lost generation,” kata Umar di Semarang, Selasa (24/8)

Menurutnya, Prof Iman Taufiq akan menyampaikan gagasan dari perspektif agama, Prof Yos Johan dari perspektif sosial budaya dan Prof Fathur akan mengulas dari sisi atau perspektif pendidikan karakter.

Pandangan mereka, lanjutnya akan menjadi sumbangan besar bagi pemerintah yang telah memastikan hadir di tengah-tengah masyarakat selama pandemi covid 19 melanda dan mengancam keselamatan warga.

Dia menambahkan, proses pembelajaran peserta didik di berbagai satuan pendidikan baik yang berada di perkotaan, pedesaan dan wilayah terpencil menjadi salah satu pihak yang terdampak akibat pandemi dan kebijakan penanganan pandemi.

Kendala yang dihadapi dunia pendidikan nasional, tidak sebatas masalah keterbatasan jaringan internet kalau model pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi solusi pembelajaran di masa pandemi.

Tetapi, ujarnya, masih terbatasnya fasilitas pendukung dan tenaga pendidikan serta tenaga kependidikan yang kompeten juga menjadi kendala utamanya. Uji coba PJJ selama ini terbukti belum mampu menggantikan sistem pembelajaran tatap muka

Pembentukan karakter sebagai bagian terpenting dalam pendidikan harus diprioritaskan dan dicarikan solusinya, karena aktifitas komunikasi guru dengan siswa secara langsung untuk mendukung pembentukan karakter siswa belum tergantikan dengan sistem lain.st

You Might Also Like

Duka Ganjar Untuk Lebanon; Semoga Indonesia Bisa Bantu Karena Negara Sahabat
PWI Pusat Siapkan Pendidikan Lemhannas Khusus untuk Pengurus Provinsi
Peringati Hari Anak 23 Juli, Tiket Masuk Museum Lawang Sewu dam Ambarawa Gratis
Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Kapolda Jambi dan Rombongan Yang Jatuh dari Pesawat di Hutan Bukit Tamiai Kerinci
Peniadaan Tilang Manual, Polisi Maksimalkan Tilang Elektronik
TAGGED:Cegah Lost GenerationHadirkan Tiga Rektor PTNMUI Jateng Gelar Webinarpembelajaran jarak jauh
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?