By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ganjar Apresiasi Penanganan Covid-19 di Wonosobo
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ganjar Apresiasi Penanganan Covid-19 di Wonosobo

Last updated: 8 Juli 2021 13:34 13:34
Jatengdaily.com
Published: 8 Juli 2021 13:28
Share
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo, Kamis (8/7/2021). Foto: HumasProv
SHARE

WONOSOBO (Jatengdaily.com)-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam penanganan Covid-19 yang tengah meningkat. Konversi rumah sakit daerah jadi RS khusus Covid-19 dinilai sebagai langkah tepat.

Hal itu disampaikan Ganjar usai meninjau RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo, Kamis (8/7/2021). Ganjar mengapresiasi kesigapan Bupati Wonosobo Arif Nurhidayat dan Forkopimda Wonosobo dalam mempersiapkan penanganan.

“Wonosobo relatif bagus, kalau kita lihat tren kasusnya meningkat, tapi antisipasi alhamdulillah lebih cepat, karena saya lihat Pak Bupati cukup sigap. Rumah sakitnya juga sigap didukung oleh Forkopimdanya. Ini TNI, Polri, dari Kejaksaan juga sigap semuanya,” ujar Ganjar.

Dari laporan Dinas Kesehatan setempat, sejumlah ruang akan dimaksimalkan untuk penanganan karena Wonosobo mengalami peningkatan kasus. Bahkan, rencananya RSUD Setjonegoro dijadikan RS khusus penanganan Covid-19.

“Saya kira pikiran ini sudah melompat ke depan. Lha ini cara yang paling antisipatif. Menurut saya ini yang paling bagus,” ujar Ganjar.

Skenario berikutnya, kata gubernur, adalah dengan mengajak rumah sakit swasta untuk turut berpartisipasi. Sehingga jika terjadi eskalasi, RSUD benar-benar dikonsentrasikan untuk perawatan Covid-19.

“Soal oksigen, siap-siap, kalau terjadi peningkatan-peningkatan, ini penting untuk diantisipasi,” tutur Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar juga mengingatkan kabupaten di sekitar Wonosobo agar melakukan hal yang sama. Yakni menyiapkan dan menambah jumlah tempat tidur. Sehingga, tidak terjadi perpindahan pasien antarwilayah, dan menumpuk di satu wilayah saja

“Kalau yang satu kabupaten nambah yang lain cuek aja, nanti pasti masyarakatnya akan berpindah. Ini (Wonosobo) baguslah ini bisa dijadikan contoh. Tapi kita ingatkan, mudah-mudahan di Wonosobo tidak naik. Tapi seandainya terjadi, teorinya sudah betul. Tinggal nyiapin nanti teknisnya,” tandas Ganjar.

Direktur RSUD KRT Setjonegoro, dr Danang Sananto Sasongko mengatakan, saat ini pihaknya merawat total 152 orang pasien Covid-19. BOR yang cukup tinggi, Danang memastikan pihaknya masih dapat menangani dengan baik.

“Hanya kekurangan alat kesehatan. Kita kekurangan HFNC (High Flow Nasal Cannula/ terapi oksigen beraliran tinggi), tadi (Gubernur) sudah perintah ke Kadinkes untuk dicukupi,” ujarnya. She

You Might Also Like

ISNU Demak Silaturahmi dengan Wabup Gus Bad, Bahas Rob, Sampah, dan Masa Depan Kota Wali
Hasilkan Paten Pereda Bising Dosen Unissula Raih Gelar Profesor
Fasilitasi Alumni, Ikanotsula Gelar Sukses Menjadi ALB
Perayaan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI Ditutup dengan Pesta Rakyat
Insentif Redam Dampak Virus Corona, Diskon Tiket Pesawat hingga 50 Persen
TAGGED:ganjar ke wonosoboGanjar PranowoGubernur Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?