Deddy Corbuzier. Foto: Instagram

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Hampir setengah bulan tidak nampak, Deddy Corbuzier ternyata sedang berjuang melawan Covid-19. Deddy Corbuzier mengaku sempat kritis karena paru-parunya rusak hampir 60 persen, akibat Covid-19.

Deddy Corbuzier mengaku hampir kehilangan nyawa karena terkena badai citokin sehingga mengalami masa kritis. Saat itu dia mengaku padahal sebelumnya tidak merasakan gejala Covid-19. Namun tiba-tiba mengalami adai citokin.

Hal itu ia alami pada minggu kedua terpapar Covid-19, kondisi Deddy mulai memburuk hingga CT Thorax miliknya mencapai 60 persen atau kerusakan paru-parunya mencapai 60%. Hal itu ia ungkapkan Minggu (22/8/2021) dalam video di Instagram pribadinya.

“Saya sakit , kritis, hampir meninggal karena badai sitokin, lucunya dengan keadaan sudah negatif. Tanpa gejala apapun tiba-tiba saya mengalami paru-paru rusak 60% dalam dua hari,” kata Deddy Corbuzier.

Deddy pun mengaku banyak mendapat pertolongan Allah dan dari sejumlah dokter di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Meski begitu, menurutnya oksigen darahnya tak turun bahkan diam di 97-99. ‘’Ini karena pola hidup sehat saya selama ini. Hingga saya bisa selamat walau dengan kerusakan paru yang parah,” kata Deddy yang kini telah sembuh dan sehat kembali.  She