By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Diduga Hipotermia, Seorang Pendaki Gunung Slamet di Purbalingga Meninggal Dunia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Diduga Hipotermia, Seorang Pendaki Gunung Slamet di Purbalingga Meninggal Dunia

Last updated: 25 Mei 2021 06:28 06:28
Jatengdaily.com
Published: 25 Mei 2021 06:28
Share
Jenazah korban dievakuasi oleh tim SAR dan dibawa ke Puskesmas Karangreja.Foto: Polsek Karangreja
SHARE

PURBALINGGA (Jatengdaily.com)- Seorang pendaki dilaporkan meninggal dunia di Pos 5 pendakian Gunung Slamet, wilayah Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (24/5/2021). Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR dan dibawa ke Puskesmas Karangreja.

Kapolsek Karangreja Iptu Catur Subagyo mengatakan pendaki Gunung Slamet yang meninggal dunia bernama Sumardi (47) warga Dusun Bojong RT 1 RW 1, Desa Giyanti, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang. Korban melakukan pendakian bersama Azizul Bahtiar Wibowo (16) warga desa yang sama.

“Berdasarkan data, keduanya melakukan registrasi di Basecamp Pendakian Pos Bambangan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja pada Sabtu (22/5/2021) pukul 10.00 WIB dan langsung melakukan pendakian,” kata kapolsek, dilansir Selasa (25/5/2021) dalam siaran persnya.

Dijelaskan bahwa informasi korban meninggal dunia diterima petugas di Pos Bambangan pada Senin (24/5/2021)  jam 05.00 WIB. Kemudian pada pukul 10.00 WIB tim SAR Gunung Slamet berangkat melakukan evakuasi.

“Korban yang berada di Pos 5 Pendakian Gunung Slamet kemudian dievakuasi oleh Tim SAR dan sampai di Puskesmas Karangreja pada pukul 15.00 WIB,” jelas kapolsek.

Jenazah korban kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Inafis Polres Purbalingga bersama dengan dokter Puskesmas Karangreja. Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda penganiayaan.

“Berdasarkan keterangan dokter, diduga penyebab korban meninggal dunia akibat mengalami hipotermia saat mendaki gunung,” kata kapolsek.

Berdasarkan keterangan Azizul Bahtiar Wibowo yang berangkat mendaki bersama korban diketahui sebelum meninggal posisi mereka dalam perjalanan dari Pos 5 menuju Pos 6. Namun korban tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri.

Korban kemudian dibawa oleh pendaki lain ke Pos 5 sambil dibaringkan. Saat berada di Pos 5 dilakukan pengecekan nadi diketahui korban sudah meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke petugas di basecamp.

Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak kaluarga untuk dimakamkan di daerah asalnya. Keluarga korban menerima kejadian sebagai suatu musibah dan tidak menghendaki dilakukan outopsi. She

You Might Also Like

Pelajar Diminta Tidak Ikut Demo
Seminar Pancasila di UKSW, Romo Benny Berpesan Gunakan Lima Jari untuk Bijak Bermedia
Sandra Dewi Belum Komentar Usai Suaminya Ditetapkan Jadi Tersangka
Tambah Guru Besar, Unissula Segera Buka Program Doktor Teknik Elektro
Kemenag Rancang KUA Inklusif, Layani Urusan Umat Semua Agama
TAGGED:gunung slamethiportemia pendaki meninggalPendaki Gunung Slamet meninggal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?