By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dijenguk Kajati Sulbar saat Melahirkan, Terpidana Korupsi Rp 41 Miliar Terharu
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dijenguk Kajati Sulbar saat Melahirkan, Terpidana Korupsi Rp 41 Miliar Terharu

Last updated: 28 April 2021 13:22 13:22
Jatengdaily.com
Published: 28 April 2021 13:19
Share
Kajati Sulbar, Johny Manurung SH menjenguk bayi di RS Adhiyaksa Jakarta. Foto:dok Kejati Sulbar
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Terpidana Merry Yasti Tankepadang baru saja melahirkan setelah sebelumnya ditangkap dalam kondisi hamil 9 bulan di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (9/4) malam lalu. Namun suasana menjadi haru, setelah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulbar Johny Manurung menyempatkan diri melihat kondisi terpidana korupsi Bank BPD Sulselbar senilai Rp 41 Miliar, baru saja melahirkan di Rumah Sakit Umum, Adiyaksa Taman Mini, Jakarta.

Atas kunjungan orang nomor satu di Kejati Sulbar itu, Merry tak kuasa menahan tangis seraya mengucapkan terimaksih yang setinggi-tingginya kepada Kajati Sulbar Johny Manurung. Menurutnya Kajati Sulbar adalah sosok pejabat yang rendah hati, baik ahlaknya dan merupakan sosok pejabat yang dapat memanusiakan manusia.

“Bu, saya boleh minta foto-foto pak Kajati waktu dengan bayi saya. Buat kenang2an. Saya sangat terharu sekali kemaren bu. Walau tidak seberapa yang pak Kajati berikan tetapi waktu bapak pulang saya menangis. Betapa besar kemurahan dan kebaikan Tuhan yang ditunjukkan lewat pak Kajati kepada saya. Banyak hikmat dari kejadian ini. Pak kajati sangat memanusiakan manusia. Suami saya yang awalnya emosi jadi sangat terharu. Saya juga berterima kasih kepada bu Nasrah yang dari awal ke rumah saya tidak seperti jaksa-jaksa lainnya, sehingga membuat saya sangat tenang menghadapi masalah ini. Padahal jujur dalam kasus ini tidak sepeser pun yang saya nikmati seperti yang saya sudah ceritakan.”kata Merry dalam pesan singkat yang dikirimnya kepada salah satu Jaksa di Kejati Sulbar.

Terpidana Merry menambahkan kebaikan Kajati Sulbar dan jajarannya akan Ia kenang sepanjang masa dan akan menceritakan hal ini kepada anaknya kelak setelah anaknya tumbuh dewasa.

“Tetaplah baik seperti ini ya bu… saya yakin Allah akan memberikan apa yang ibu inginkan di dunia dan akhirat. Semoga anak saya sehat dan saya siap menjalani takdir saya.
Kebaikan pak kajati dan ibu yang tulus ini tdk akan saya lupakan seumur hidup saya. Dan suatu saat saya akan bercerita kepada semua orang dan kepada anak saya bila sudah besar nanti.”ungkap Merry bersedih.

Terakhir, Merry juga menceritakan prihal komunikasi dengan suaminya yang belakangan ini tidak begitu baik, namun karena melihat kebaikan Kajati Sulbar, suaminya lantas terharu dan sadar sehingga semuanya kembali baik.

“Kemaren saja karena saya dan bayi kritis makanya suami tidak mau keluar duit sedikit pun. Tapi liat kebaikan pak Kajati sakarang suami jadi sadar.” tutupnya.

Untuk diketahui Kajati Sulbar Johny Manurung adalah sosok pimpin yang rasa sosialnya tinggi dan berhati mulia. Selama bertugas di Sulbar Johny Manurung telah banyak membantu masyarakat yang kurang mampu.

Saat gempa dengan Magnetudo 6,2 mengguncang Mamuju dan Majene Januari lalu, Kajati Sulbar mengunjungi dan membantu seorang ibu yang melahirkan ditenda darurat.

Baru-baru ini juga, Kajati Sulbar Johny Manurung telah membantu pasien kurang mampu di RS. Regional Sulbar. Ibu asal kec.Kalukku tersebut ditahan dan terpaksa tidak bisa pulang karena kekurangan biaya, masalah itu selesai atas jiwa sosial pejabat nomor satu di Kejati Sulbar itu.

Selain dikenal berjiwa sosial, Johny Manurung juga merupakan sosok pejabat yang tegas dalam memimpin korsp Adiyaksa. Ia juga tak main-main dengan pelaku koruptor, baginya tak ada ampun bagi pelaku kejahatan korupsi.

Dalam berbagai kesempatan, Kejati Sulbar menegaskan tidak ada ampun bagi pelaku korupsi, Ia akan menindak tegas para pelaku korupsi yang telah merugikan keuangan negara.

“Kalau kita temukan penyimpangan dan merugikan negara, kita sikat ,” tegas Johny Manurung kepada wartawan saat dihubungi via teleponnya, beberapa waktu lalu.

Johny menegaskan, pihaknya akan bekerja secara profesional tanpa pandang bulu dalam menegakkan supremasi hukum di Sulbar.

“Jajaran di Kejati Sulbar akan tegak lurus dalam menjalankan aturan perundang-undangan dalam menjalankan tugas-tugasnya, tidak ada ampun bagi para koruptor.” ujarnya tegas. st

You Might Also Like

ASEAN Ingatkan Solusi yang Adil atas Konflik Israel-Palestina
Berikan Rasa Aman, Dispertanikap Periksa Kesehatan Hewan Kurban
Pendaftaran Calon ASN 2021 Dimulai Mei
Polres Semarang Bongkar Pabrik Rumahan Tembakau Gorila Berskala Nasional
Ramaikan Pasar Murah BUMN, 50 UMKM Binaan Rumah BUMN Rembang Apresiasi Pendampingan PT Semen Gresik
TAGGED:Dijenguk Kajati Sulbarkorupsi Bank BPD Sulselbarmenangis haru di RSterpidana korupsi Rp 41 miliar
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?