Ditlantas Polda Jateng Periksa Kendaraan di Perbatasan dan 244 Titik Cek Poin

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafiruddin. Foto: dok/adri

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah terus melakukan pemeriksaan di jalur arteri, perbatasan Provinsi, dan perbatasan Kabupaten Kota, serta 244 titik cek poin di Jawa Tengah. Petugas akan mengarahkan kendaraan non essensial dan kritikal di lajur kanan untuk diputar balikkan.

“Lajur kanan akan disekat menggunakan water barrier hingga putar balik. Pemeriksaan dilakukan agar masyarakat diluar sektor esensial dan kritikal dilarang untuk tidak berpergian selama libur Idul Adha,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafiruddin, Selasa (20/7/2021).

Dia menyebut untuk cara penindakan terhadap kendaraan non esensial. Menurutnya, 1 kilometer hingga 200 meter sebelum penyekatan akan diberikan papan pengumuman, dan petugas melakukan pemeriksaan dokumen.

“Dokumen berupa surat vaksin minimal vaksin pertama, rapid test antigen maksimal 1X24 jam sebelum berangkat, surat keterangan kerja di sektor esensial dan kritikal,” jelasnya.

Rudy menjelaskan untuk kendaraan nakes maupun di sektor esensial dan kritikal diberi lajur kiri. Petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap sektor tersebut. “Jika memenuhi syarat silahkan lewat. Jika tidak silahkan putar balik,” ujar dia.

Menurut Rudy, setelah lokasi pemeriksaan, pihaknya juga menyediakan tempat untuk Rapid Tes antigen gratis. Pengetesan akan dilakukan secara acak.

“Lokasi pemeriksaan di sisi kiri disiapkan tenda untuk rapid test antigen gratis dan dilakukan secara acak,” tuturnya.

Dengan adanya penutupan tol jumlah kendaraan yang melintas mengalami penurunan. Hal ini dibuktikan sebelum adanya penutupan kendaraan yang masuk Jateng berjumlah 36.706 kendaraan dan setelah ada penutupan jumlah kedaraan melintas menjadi 17.857 atau mengalami penurunan 18.849.

“Begitu juga kendaraan yang keluar dari Jateng sebelum adanya penutupan tol tanggal 13 sampai dengan 15 Juli kendaraan keluar Jateng berjumlah 26.414 kendaraan. Setelah penutupan 27 gate tol berjumlah 16130 kendaraan, berarti terjadi penurunan 39 persen atau 10.284,” tandasnya. adri-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here