By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Embung Kedung Banteng Boyolali, Contoh Rehabilitasi Lahan Kritis
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Embung Kedung Banteng Boyolali, Contoh Rehabilitasi Lahan Kritis

Last updated: 12 Maret 2021 18:57 18:57
Jatengdaily.com
Published: 12 Maret 2021 18:57
Share
Embung Kedung Banteng di Desa Cabean Kunti, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Foto: humas prov jateng
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Embung Kedung Banteng yang terletak di Desa Cabean Kunti, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, dulunya merupakan bekas lokasi penambangan pasir dan batu. Lahan yang semula merupakan kawasan pertanian ini kemudian menjadi tidak produktif setelah ada kegiatan penambangan tersebut.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkesempatan mengunjungi Embung Kedung Banteng pada Kamis (11/3/2021). Gubernur mengatakan bahwa kawasan tersebut dapat menjadi contoh rehabilitasi lahan bekas kegiatan pertambangan galian golongan C.

Kedung Embung Banteng dulunya, daerah bekas penambangan pasir, keadaan lahannya sudah kritis. Untuk mengatasi lahan kritis tersebut, pemerintah setempat memanfaatkan kawasan itu untuk dijadikan embung (penampungan air).

Upaya ini diapresiasi positif oleh Ganjar. Ia bahkan menjadikan kawasan Embung Kedung Banteng sebagai contoh rehabilitasi lahan kritis atau rusak akibat galian C. Tempat ini nanti akan menjadi tempat pariwisata

“Beberapa tempat yang mesti direhabilitasi karena galian C, sebenarnya bisa dibuat semacam ini. Jadi nanti semuanya bisa terinspirasi,” kata Ganjar.

Selain dibangun embung seluas dua hektare, di sekitar kawasan tersebut juga dijadikan tempat rehabilitasi lahan kritis.

Gubernur Ganjar bersama Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dan Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan juga melakukan penghijauan dengan penanaman pohon. Sebanyak 2.400 pohon dari berbagai jenis pohon seperti pohon gayam, durian, matoa, trembesi, tabebuya, mahoni , kelor, sengon, kenari, lerak ditanam di lahan seluas satu hektar.

Menurut Ganjar, gerakan menanam pohon tersebut, selain rehabilitasi lahan juga sangat penting untuk melestarikan sumber mata air. Hal tersebut karena di Desa Cabean Kunti terdapat beberapa sumber mata air atau oleh warga disebut Sendang Pitu (Sendang Tujuh).

Sementara itu Kepala Desa Cabean Kunti, Khamid Winardi, mengatakan embung Kedung Banteng selesai dibangun pada Oktober 2020 lalu. Melalui pembangunan tersebut embung tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan air bersih.

“Terima kasih pak gubernur berkenan hadir di Embung Kedung Banteng. Dulunya ini bekas penambangan pasir, keadaannya kritis. Kemudian diusulkan untuk dijadikan embung. Setelah ini akan dibuat sebagai tempat untuk daerah sekitarnya, sekaligus sumbet air bersih,” jelas Khamid .

Pada acara gerakan penanaman itu, hadir pula Istri Gubernur Jawa Tengah Siti Atikoh Ganjar, Bupati Kabupaten Boyolali Said Hidayat dan Wakil Bupati Kabupaten Boyolali Wahyu Irawan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Desa Cabean Kunti dan masyarakat sekitar. yds

You Might Also Like

Sejumlah Daerah Mulai Panen Raya, Stok Beras di Jateng Aman
Perpustakaan Cempaka Juara Lomba Perpustakaan Desa di Demak
Partisipasi Warga di Pilkades Pemalang Capai 75%
Happy Asmara Mengidolakan Ganjar
SIG TerusTingkatkan Kompetensi Dorong Lahirnya Talenta Digital di Perusahaan
TAGGED:embung kedung bantengGanjar Pranowokabupaten boyolali
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?