By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ganjar Sidak Depo Oksigen di Demak untuk Pastikan Stok Ada dan Harga Tak Naik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ganjar Sidak Depo Oksigen di Demak untuk Pastikan Stok Ada dan Harga Tak Naik

Last updated: 5 Juli 2021 16:18 16:18
Jatengdaily.com
Published: 5 Juli 2021 16:18
Share
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan sidak ke dua depo oksigen di Kabupaten Demak, Senin (5/7/2021). Foto: dok/humasprov
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan sidak ke dua depo oksigen di Kabupaten Demak, Senin (5/7/2021). Selain memastikan pasokan aman, Ganjar juga memastikan tak ada kenaikan di tengah kondisi krisis saat ini.

Dua depo yang dicek Ganjar yakni PT Candi Mitra Gas di Jl Semarang-Demak KM 12.5, dan PT Tira Austenite di Kawasan Industri Banjardowo Semarang. Di dua lokasi itu, Ganjar melihat proses pengisian ribuan botol oksigen untuk memenuhi pesanan rumah sakit.

“Hari ini saya cek depo oksigen untuk memastikan suplainya ada. Sekaligus saya ingin mengoordinasikan depo-depo ini, agar ke depan tidak ada yang kesulitan,” kata gubernur.

Ganjar mengatakan, saat ini pihaknya sudah membentuk Satgas Oksigen untuk mengatasi persoalan kebutuhan oksigen rumah sakit di Jateng. Satgas ditugaskan untuk memperbaiki SOP mulai rumah sakit sampai distributor.

“Jadi Satgas saya minta data, ada berapa deponya, pabriknya dari mana, kapasitas berapa, dan lainnya. Termasuk manajemen botol dan tabung di rumah sakit yang harus diperbaiki. Setelah habis, langsung ditaruh di depan untuk diangkut dan diisi ulang. Jadi jangan sampai ada yang kekurangan,” jelasnya.

Ganjar juga meminta seluruh suplier oksigen tidak mengedepankan ego masing-masing. Selama kondisi darurat ini, tabung-tabung yang kosong diharapkan bisa diisi oleh siapapun, tidak harus oleh suplier pemilik tabung.

“Jadi saya minta suplier tidak egois, botol yang kosong saya minta diizinkan diisi oleh suplier siapa pun, sehingga jangan sampai ada yang kekurangan. Satgas saya minta mengkoordinasikan itu dan dibuat MoU-nya. Nanti kami buatkan sistemnya agar semua lancar,” ucapnya.

Selain memastikan suplai oksigen di depo-depo tersebut, Ganjar juga mengecek harga oksigen. Sebab sebelumnya, ada yang mengatakan harga oksigen di Jateng sangat mahal, dan naik berkali lipat selama pandemi.

“Dari dua depo yang saya datangi, harganya ndak naik. Mungkin itu yang naik botol-botol yang sudah ada di apotek dan untuk kepentingan pribadi. Mungkin ya. Tapi hari ini saya sudah cek dua vendor, tidak ada yang naik,” pungkasnya.

Pemilik PT Candi Mitra Gas, Doni mengatakan, harga oksigen di tempatnya normal Rp 45.000 per tabung ukuran besar, dan Rp 30.000 untuk tabung ukuran kecil.

“Ndak ada kenaikan, harganya normal. Yang naik itu permintaan, karena biasanya sehari kami produksi 500 meter kubik, tapi sekarang bisa 1.000 meter kubik per hari,” katanya.

Hal senada disampaikan pemilik PT Tira, Yohana. Dia mengatakan, tidak ada kenaikan harga oksigen di tempatnya meski permintaan meningkat.

“Harganya tetap, dari dulu kami jual Rp 55.000 untuk tabung enam meter kubik dan Rp 33.000 untuk tabung satu meter kubik. Saya ndak naikin harga, meskipun permintaan naik dari awalnya per hari 200 meter kubik, sekarang bisa 1.000-1.500 meter kubik per hari,” ucap Yohana. She

You Might Also Like

Sukses Raih Emas dan Pecah Rekor SEA Games di Vietnam, Impian Rahmat Erwin Jadi PNS Bakal Terwujud
Presiden Perintahkan Menko Polhukam dan Menag Dalami Polemik Ponpes Al Zaytun
Pemkot Semarang Luncurkan Inovasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat
4.324 Paspor Kecetak Imigrasi, Padahal Calon Jemaah Gagal Berangkat Haji
Penumpang Angkutan Umum Turun 40-70 Persen
TAGGED:Ganjar PranowoGubernur Jatenggubernur sidakoksigen
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?