Sekretaris S2 MKn Unissula Dr Bambang Tri Bawono SH MH

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Lulusan Program Magister (S2) Kenotariatan (MKn), Fakultas Hukum (FH),  Unissula Semarang,  memiliki banyak keunggulan. Pasalnya, dalam pola pembelajaran memasukkan nilai-nilai Islam. Sehingga menghasilkan  notaris/pejabat pembuat akta tanah (PPAT) yang memiliki ketrampilan dalam pembuatan akta perjanjian/kontrak/dokumen yang mengedepankan kemaslahatan bagi umat.

Demikian dikatakan oleh Sekretaris Program Magister (S2) MKn Unissula Dr Bambang Tri Bawono SH MH, saat membuka matrikulasi mahasiswa baru S2 MKn Unissula, Sabtu (13/3/2021) secara daring. Matrikulasi kali ini diikuti sedikitnya 64 mahasiswa baru.

Dr Bambang Tri Bawono mengatakan pembeda utama dengan tempat lain, adalah S2 MKn Unissula memasukkan pendidikan karakter melalui strategi budaya akademik Islam (BudAI) dengan menekankan pengembangan pendidikan melalui kajian ilmu kenotariatan dalam kandungan Alquran, yang mencerminkan profesi.

Sedangkan misi lain yang diusung adalah menyelenggrakan penelitian yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia dengan penedekatan interdisipliner dan dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional yang terakreditasi. Juga menghasilkan penelitian yang bermanfaat membantu persoalan masyarakat, sebagai bentuk tri dharma.

Menurutnya, juga didukung dengan sudah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan juga telah terakreditasi internasional. ‘’Bahkan saat ini kita sedang mengajukan sejumlah akreditasi unggulan, maka sangat tepat pilihan para mahasiswa sebagai tempat menuntut ilmu.  Terlebih alumni-alumni kita banyak yang menjadi notaris/PPAT. Kita termasuk kategori alumni terbanyak yang menjadi notaris/PPAT. Mereka berkarya di Jawa dan luar Jawa,’’ jelasnya.

MKn Unissula satu-satunya MKn terakreditasi A dari seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia pengelola MKn.  Baik itu terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) maupun dari akreditasi luar negeri, dengan nilai Premier (A) dari badan akreditasi internasional, Accreditation Service of International School, Colleges & University (ASIC), Inggris. Di Indonesia sendiri saat ini ada 37 MKn, dengan rincian 20 dikelola PTN dan 17 dikelola PTS.

Hadir juga notaris dan PPAT Dr Ngadino SH SpN MH sebagai nara sumber dalam matrikulasi hari pertama ini. Dr Ngadino memberi materi dengan tema Tahapan menjadi notaris/PPAT. She