By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Gubernur Ingatkan Salat Idhuladha di Rumah Saja
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gubernur Ingatkan Salat Idhuladha di Rumah Saja

Last updated: 6 Juli 2021 06:57 06:57
Jatengdaily.com
Published: 6 Juli 2021 06:57
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerukan umat agama di Jateng agar beribadah dari rumah, selama PPKM Darurat (3-20 Juli 2021). Hal itu termasuk pelaksanaan salat id saat hari raya Iduladha.

Hal itu dikatakan Ganjar, seusai memimpin rapat penanganan Covid-19, di ruang rapat Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur, Senin (5/7/2021). Menurutnya, sudah menjadi kesepakatan agar kegiatan peribadatan secara berjemaah ditiadakan sementara waktu. Gantinya, masyarakat tetap bisa beribadah di rumah masing-masing.

“Kanwil Kemenag tadi sudah menyampaikan, agar semua ibadah di rumah. (Salat) Iduladha juga di rumah,” ujar Ganjar.

Menurutnya, langkah itu dilakukan, agar kegiatan religius tetap berjalan, tetapi meniadakan kerumunan. Sebab dikhawatirkan, kerumunan berpotensi menyebarkan virus Corona.

Ganjar menyebut, kegiatan azan, mengaji dan beristigasah atau berdoa bersama, tetap bisa dilakukan. Namun, caranya yang dimodifikasi.

“Tapi saya izinkan takmir tetap di masjid, tetap ngresiki (membersihkan) masjid. Kalau bisa antara maghrib sampai isya, silakan istigasah dipimpin oleh takmir masjid sendirian. Yang lain tetap di rumah. Tadi Pak Wagub (Taj Yasin) juga usul, untuk ahlil dipimpin dan diumumkan, sehingga tidak harus berkerumun. Semua bisa berada di rumah masing-masing,” sebutnya.

Doa bersama, atau istigasah dengan cara diumumkan lewat pelantang, menurutnya akan memperkuat batin umat Islam khususnya, dalam menghadapi cobaan berupa Covid-19.

Gagasan Ganjar ini, juga didukung oleh wakilnya Taj Yasin Maimoen. Menurut Gus Yasin, sapaan akrab Wagub, tingginya angka penularan Covid-19 di Jawa Tengah, juga telah disadari oleh tokoh-tokoh agama Islam.

Ia menyampaikan, perlunya komunikasi intens para bupati atau wali kota dengan tokoh agama. Oleh karenanya, Gus Yasin meminta agar para pemimpin menjalin komunikasi.

“Saya apresiasi dan setuju masjid atau musala untuk laksanakan istigasah. Apalagi kalau mau lakukan tahlil, yang biasanya dilakukan warga nahdliyin. Silakan tahlil dikoordinasikan oleh kepala desa atau modin. Disiarkan dan ikuti dari rumah masing-masing,” ucap Yasin, melalui sambungan konferensi video. She

You Might Also Like

IOH Ajak Generasi Muda Berpartisipasi di Audisi Collabonation Talent Hunt
Bupati Kudus dan 8 Orang Ditangkap KPK, Pemeriksaan di Mapolda Jateng
Jadi Korban PHK, Pekerja Tempat Hiburan Demo ‘Tutup Mata’
Mbak Ita Sidak Wilayah Tergenang saat Libur Lebaran
Tak Ada Toleransi Terhadap KDRT Penetapan Rizky Billar Sebagai Tersangka, Terancam 5 tahun Penjara
TAGGED:Ganjar PranowoGubernur Jatengsalat idul adha
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?