Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono memberikan bantuan bagi warga terdampak Covid-19. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com)- Pergantian pucuk pimpinan di Mapolres Demak ditandai dengan serah terima jabatan Kapolres dari AKBP Andhika Bayu Additama kepada AKBP Budi Adhy Buono, Kamis (29/7/2021). Di hari pertama bertugas, Kapolres Budi Adhy Buono langsung turun ke jalan melakukan operasi penyekatan, sehubungan Kabupaten Demak masuk zona PPKM Level 4.

Sambil mengedukasi tentang pentingnya melaksanakan standar protokol kesehatan (prokes) selama pandemi, mantan Kapolres Maluku Barat Daya itu memberikan sanksi pengendara sepeda motor yang tak memakai masker dengan mewajibkannya menyanyi Indonesia Raya dan menghafal Pancasila. Namun diduga gugup, Anwar (23) yang warga Mijen itu gagal menyanyikan Indonesia Raya maupun menyebutkan kelima sila Pancasila.

“Kamu ini generasi muda, jangan sampai tidak tahu lah Indonesia Raya dan Pancasila. Nasionalisme harus tetap tumbuh meski sibuk menghadapi pandemi corona,” kata kapolres, didampingi Waka Polres Kompol Johan Valentino Namuru dan Kasat Lantas AKP Fandy Setiawan.

Sementara saat menjumpai tukang becak yang tertib mengayuh sambil mengenakan masker, kapolres mengapresiasinya dengan sekantung bantuan pangan dan sebungkus masker. Empati semakin muncul, karena sejak pagi si Embah Jono (57) baru mendapatkan dua penumpang.

Mengenai penyekatan lalulintas di hari pertama bertugas di Kota Wali, Kapolres Budi Adhy Buono menjelaskan, kegiatan bersama personel TNI, Satpol, dan Dishub itu dalam rangka membatasi mobilitas masyarakat yang akan masuk ke Demak. Sebagian ada yang diputar-balikkan memutus mata rantai dan mengurangi penyebaran covid-19 di Demak.

“Kabupaten Demak karena aglomerasi masuk zona Level 4 sehingga banyak masyarakat terdampak. Maka itu penyekatan masih dilakukan sekaligus mengedukasi masyarakat agar tetap melaksanakan prokes,” imbuh kapolres.

Sementara paket bantuan pangan dari pemerintah juga masker turut dibagikan untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang terdampak penerapan PPKM level 4. Sebab adanya pembatasan-pembatasan operasional menjadikan penghasilan menurun.

Di sisi lain, kegiatan yustisi di malam hari akan tetap dilaksanakan bersama tim gugus tugas demi menekan angka kasus harian covid-19. Sebab ketika jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 masih tinggi, akan berpotensi perpanjangan waktu PPKM Level 4.  rie-she