By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jadi Penyandang Sekolah Adiwiyata, PTM di SMA 4 Semarang Libatkan Siswa dalam Prokes
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jadi Penyandang Sekolah Adiwiyata, PTM di SMA 4 Semarang Libatkan Siswa dalam Prokes

Last updated: 30 Agustus 2021 16:51 16:51
Jatengdaily.com
Published: 30 Agustus 2021 16:51
Share
PTM hari pertama di SMAN 4 Semarang. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Sebanyak 356 siswa SMAN 4 Kota Semarang, mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Senin (30/8/2021). Sebagai sekolah penyandang Adiwiyata alias sekolah peduli lingkungan, siswa dilibatkan dalam pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) secara mandiri. Diantaranya, setiap siswa yang mengikuti PTM terbatas diminta membersihkan meja dan kursinya sendiri.

“Kami minta para siswa bawa dua kain lap. Satu untuk lap meja, dan kursinya masing-masing untuk menjaga kebersihan kelas supaya bersih dan enak dipandang,” kata Kepala Sekolah SMAN 4 Semarang, Wiji Eny Ngudi Rahayu, Senin (30/8/2021).

Terkait siswa yang mengikuti PTM terbatas dari 356 orang terbagi dalam 21 kelas. Para siswa yang ikut PTM terbatas, dari kelas XI dan kelas XII.  “Sekitar 16 kelas diisi siswa kelas XI. Sisanya dari kelas XII. Setiap kelas masing-masing ada 18 siswa,” ungkapnya.

Sedangkan pihak sekolah memastikan pelaksanaan protokol kesehatan selama PTM. Tidak hanya di sekolah, tapi juta memastikan protokol kesehatan dilakukan siswa sejak berangkat hingga pulang ke rumah.

“Siswa yang ikut PTM harus mendapat izin orangtua, siswa berangkat bawa motor sendiri, dan dijemput orangtua. Sebagian siswa tetap pembelajaran jarak jauh (PJJ),” jelasnya.

Sedangkan usai selesai PTM, seluruh ruangan sekolah tetap disterilkan dengan penyemprotan disinfektan. “Kegiatan ini berlangsung sampai 10 September 2021. Nanti kita gilir, siswa yang belum mendapatkan kesempatan PTM akan dijadwalkan,” terangnya.

Salah satu siswa Kelas XII IPS 1 SMAN 4 Semarang, Hanif Aldi Fachri mengaku senang sudah mulai berangkat sekolah lagi. Proses belajar tatap muka terbatas yang digelar perdana di sekolahannya berlangsung selama tiga jam. “Di kelas ada empat mata pelajaran. Setiap pelajaran berlangsung kurang lebih 30 menit,” jelasnya.

Bagi dirinya belajar tatap muka di kelas lebih greget ketimbang mengisi waktu dengan belajar online di rumah. Selain kerap gagal fokus dan bosan, ia menganggap materi yang disampaikan dalam belajar online terkadang sulit dipahami.

“Makanya saya kepenginnya mending tetap PTM seterusnya, karena nangkep materi pelajarannya gampang ketimbang belajar online kan banyak disambi-sambi jadinya tidak fokus,” tuturnya. Adri-she

You Might Also Like

Milad ke-13, RSIGM Sultan Agung Gelar Tasyakuran
Mitra UNICEF, ITB Semarang Dorong ATS di Brebes Peroleh KIP
Mahasiswa TRKP SV Undip Magang Mandiri di PT KPI RU IV Cilacap untuk Perkuat Kompetensi Industri
Catatkan Sejarah, Semen Gresik Kolaborasi bersama PWI Gelar UKW Joglosemar
17 Museum Nasional Meriahkan Festival Ranggawarsita 2019
TAGGED:PTM di SMA 4 SemarangSekolah Adiwiyata
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?