Jaga Kelestarian Budaya, SG ‘Sinau Olah Roso’ Bareng Sedulur Sikep

Kegiatan Sarasehan Sedulur Sikep Samin "Sinau Olah Roso Nyawiji ing Paseduluran" bersama PT Semen Gresik di banjarejo, blora. (Kamis, 25 Februari 2021).Foto:humas SG

REMBANG (Jatengdaily.com) – Semen Gresik menunjukkan posisinya sebagai perusahaan persemenan yang berkomitmen menjaga kelestarian budaya. Bersama Sedulur Sikep Samin Semen Gresik menggelar “Sinau Olah Roso Nyawiji ing Paseduluran” yang menjadi momentum silaturahmi dan belajar bersama dalam upaya menjaga kelestarian alam, sosial, dan budaya, pada Kamis, (25/02) berlokasi di Klopoduwur, Blora, Jawa Tengah. Kegiatan rutin tahunan ini dipimpin oleh Ketua adat Samin Klopoduwur, Lasio, serta dihadiri oleh beberapa desa yang tergabung dalam paguyuban Sedulur Sikep Samin dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR, Dharma Sunyata, mengatakan bahwa pelaksanaan sarasehan tahun ini mengusung konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu menyandingkan Konsep Lestari yang selalu diusung oleh Semen Gresik dengan ajaran-ajaran Sedulur Sikep Samin yang dekat dengan alam dan kelestarian bumi.

“Kegiatan rutin tahunan ini sejalan dengan peran Semen Gresik dalam pelestarian sosial budaya yang merujuk pada core value tentang Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat. SG berharap agar semakin kuatnya keharmonisan dan rasa antara SG dengan Sedulur Sikep Samin untuk selalu menjaga Alam serta budaya yang lestari,” kata Dharma Sunyata dalam siaran persnya, Jumat (26/02).

Dharma Sunyata melanjutkan bahwa ajaran Sedulur Sikep tentang pentingnya menjaga alam sangat inline dengan program pilar SG Lestari. Semen Gresik dalam program lingkungan ini melakukan inovasi, menggunakan teknologi terkini ramah lingkungan serta berkontribusi dalam penggunaan energi alternatif terbarukan untuk menjaga kelangsungan alam.

Sebagai bukti konsistensi dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan, SG telah meraih penghargaan Program Penilaian Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk kedua kalinya pada tahun 2020 lalu. Begitu juga penghargaan Industri Hijau dan penyematan produk ramah lingkungan (green label) pada hasil produksi perusahaan. Hal ini menunjukkan ketaatan Semen Gresik atas pemenuhan peraturan perundangan yang berlaku sekaligus keunggulan operasional.

Ketua adat Samin Klopoduwur, Lasio, mengatakan bahwa pentingnya memiliki pemikiran menjaga bumi dan lingkungan yang ada di atasnya.

“Sudah seharusnya kita tahu, bagaimana mengolah rasa untuk merawat ibu bumi dan menjaga persaudaraan. Kita semua merupakan saudara, termasuk dengan alam dan saudara tidak boleh saling bermusuhan,” kata Lasio.

Selain terjalinnya dialog bersama, dalam kegiatan ini juga menceritakan mengenai sejarah dan budaya Suku Samin dalam rangka nguri uri budaya sebagai upaya melestarikan warisan leluhur Suku Samin.

Kearifan lokal Sedulur Sikep Samin sebagai warisan budaya tak benda Indonesia telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sedulur Sikep Samin memiliki kearifan lokal yang kuat dalam menghargai serta menghormati sesama manusia hingga komitmennya dalam menjaga alam.st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here