By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: KAI akan Gunakan GeNose C19 Buatan UGM untuk Deteksi Covid-19
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

KAI akan Gunakan GeNose C19 Buatan UGM untuk Deteksi Covid-19

Last updated: 24 Januari 2021 18:13 18:13
Jatengdaily.com
Published: 24 Januari 2021 17:53
Share
GeNose C19 untuk mendukung screening Covid-19 pada transportasi kereta api. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penggunaan Gadjah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan KAI untuk mendukung screening Covid-19 pada transportasi kereta api.

KAI menurut Kepala Humas Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh anak bangsa dalam rangka menghadirkan layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah, dan akurat.

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.

Adapun pengambilan sampel dari GeNose C19 berupa embusan napas dan hasil tes dapat langsung diketahui hanya dalam waktu 3 menit. Tarifnya pun diperkirakan berkisar di Rp20.000 untuk satu kali tes dengan akurasi diatas 90%. 

‘’KAI berencana akan membeli GeNose C19 yang nantinya akan digunakan di berbagai stasiun kereta api,’’ jelasnya, dalam siaran persnya Minggu (24/1/2021).

Saat ini KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum.

Penggunaan produk dalam negeri ini juga merupakan dukungan KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

KAI mendukung penuh semua langkah dan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat. Penggunaan GeNose C19 pada transportasi kereta api merupakan kebanggaan tersendiri bagi KAI, karena dapat menjadi salah satu yang pertama menerapkan inovasi tersebut. She

SEMARANG (Jatengdaily.com)- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penggunaan Gadjah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan KAI untuk mendukung screening Covid-19 pada transportasi kereta api.

KAI menurut Kepala Humas Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh anak bangsa dalam rangka menghadirkan layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah, dan akurat.

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.

Adapun pengambilan sampel dari GeNose C19 berupa embusan napas dan hasil tes dapat langsung diketahui hanya dalam waktu 3 menit. Tarifnya pun diperkirakan berkisar di Rp20.000 untuk satu kali tes dengan akurasi diatas 90%. 

‘’KAI berencana akan membeli GeNose C19 yang nantinya akan digunakan di berbagai stasiun kereta api,’’ jelasnya, dalam siaran persnya Minggu (24/1/2021).

Saat ini KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum.

Penggunaan produk dalam negeri ini juga merupakan dukungan KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

KAI mendukung penuh semua langkah dan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat. Penggunaan GeNose C19 pada transportasi kereta api merupakan kebanggaan tersendiri bagi KAI, karena dapat menjadi salah satu yang pertama menerapkan inovasi tersebut. She

You Might Also Like

Gerakan Kembali Bersekolah Non Formal Dibahas lewat Pertemuan Daring
Pedoman Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Menurut Fatwa MUI
Imam Masjid Istiqlal Ceramah Nuzulul Quran di MAJT
Tumpeng Songo dan 90 Gunungan, Simbol Asmaul Husna Wujud Syukur dan Kemakmuran Kabupaten Demak 
Finish 1.000 Km, Goweser Komunitas Brompton Semarang Bantu Kaki Palsu
TAGGED:Deteksi Covid-19KAI akan Gunakan GeNose C19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?