By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kapolda Jateng: Rest Area Hanya Boleh Diisi 50 Persen Kendaraan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kapolda Jateng: Rest Area Hanya Boleh Diisi 50 Persen Kendaraan

Last updated: 14 April 2021 20:19 20:19
Jatengdaily.com
Published: 14 April 2021 20:19
Share
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi . Foto: adri
SHARE

PEKALONGAN (Jatengdaily.com) – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberi arahan pada para Kapolres di jajaran eks Wilayah Pekalongan dan Kendal dalam rangka Persiapan Ops Ketupat Candi 2021, Rabu (14/4/2021). Arahan mulai melakukan penyekatan terutama di jalur Pantura kemudian di rest area.

“Sudah kita bentuk Posko yang tujuannya untuk beri himbaun pada masyarakat terkait pencegahan COVID-19,” terangKapolda Jateng.

Dalam Operasi Ketupat Candi 2021, petugas akan mengedukasi terkait Prokes dan memberi peringatan pada para pengguna jalan. Artinya tak ada penindakan hukum.

Kapolda juga menerangkan bahwa di setiap rest area hanya boleh diisi 50 persen kendaraan selebihnya ke kendaraan akan dikeluarkan.

Dalam pengarahannya kepada para Kapolres Eks Wil Pekalongan dan Kendal, Kapolda Jateng memerintahkan untuk melarang Ormas maupun kelompok lainya untuk melakukan kegiatan kepolisian.

“Di bulan Ramadan ini tidak ada Ormas maupun kelompok lainnya yang melaksanakan kegiatan kepolisian,” tegasnya.

Selain itu, Jajaranya juga akan melaksanakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) dengan sasaran miras.

Dalam mengantisipasi ancaman teroris lanjut Kapolda, Polda Jateng telah melakukan penggalangan ke tokoh-tokoh agama dan masyarakat. Pihaknya juga terus memonitor seluruh pergerakan terorisme untuk memastikan tak ada celah bagi para pelaku teroris untuk menjalankan aksinya.

“Kita akan pantau terus setiap pergerakan yang arahnya ke terorisme, Negara tak boleh kalah dengan aksi terorisme, radikalisme dan anarkisme” jelas Luthfi.

Polda Jateng dan Jajaran juga akan laksanakan patroli untuk mengantisipasi letusan-letusan petasan dan terus melaksanakan himbauan kepada masyarakat untuk tidak berkerumun/ kumpul-kumpul seperti takbir keliling, pawai obor.

Kegiatan Pengarahan berjalan lancar dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19. Kegiatan tersebut dihadiri Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Mashudi, Karolog Polda Jateng Kombes Pol Bambang Ricky Sidonarto, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M. Rudy Syarifudin, Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Kombes Pol Johanson Ronald Sinamora, Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Farid Bachtiar Efendi, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, dan Kapolres jajaran Eks wil. Pekalongan dan Kendal. adri-yds

You Might Also Like

Perguruan Tinggi Dituntut Siapkan Prodi yang Berbasis Kebutuhan Pasar
Donny Kesuma Meninggal karena Sakit Jantung, Hari Ini Dimakamkan
Komplotan Curas Solo dan Demak Digulung
Hari Ini KA Tegal Ekpres Beroperasi Kembali
Mbak Ita Serahkan Langsung Sertifikat Tanah Program PTSL, Warga Candisari Merasa Lega
TAGGED:Kapolda Jatengoperasi ketupat candi 2021pelarangan mudik lebaran 2021penyekatan jalur jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?