By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Komisi B Tekankan Riset untuk Peningkatan Hasil Pertanian
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Komisi B Tekankan Riset untuk Peningkatan Hasil Pertanian

Last updated: 6 Desember 2021 07:22 07:22
Jatengdaily.com
Published: 3 Desember 2021 07:19
Share
SHARE

KARANGANYAR (Jatengdaily.com) – Komisi B DPRD Jateng terus menekankan pentingnya riset dalam dunia pertanian. Dari riset itulah akan menghasilkan bibit unggulan.

Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan Komisi B di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jalan Raya Lawu No. 11, Tawangmangu, Kalisoro, Karanganyar, Senin (29/11/2021) lalu.

TANAMAN OBAT : Komisi B tengah melihat tanaman obat tradisional di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT), Tawangmangu, Karanganyar.Foto: humas

Kunjungan tersebut guna mencari data untuk melengkapi Raperda Peningkatan dan Pengembangan Balai Ternak, Balai Perbenihan Ikan, Kebun Benih Tanaman Pangan, dan Hortikultura.

Ketua Komisi B Sumanto mengatakan, peran dan fungsi balai yang ada sejauh ini kurang berdampak pada pertanian serta belum berperan optimal, tidak terawat, dan anggaran yang ada belum memadai. Bahkan riset pertanian pun kurang mendapatkan hasil.

“Jika bibit unggul dapat diproduksi, itu sudah mencakup 60% keberhasilan di bidang pertanian, sehingga tidak kalah dengan negara tetangga. Keberadaan balai ini turut mendukung sebuah riset pertanian,” katanya.

Sementara, Koordinator Kelompok Substansi Program Kerjasama dan Jaringan Informasi B2P2TOOT Awal Prichatin Kusumadewi mengakui riset sangat penting untuk keberlanjutan sebuah produk pertanian.

“Kami berperan sebagai agen pembangunan kesehatan tradisional melalui lembaga iptek tanaman obat dan obat tradisional,” katanya.

Aktivitas penelitian dan pengembangan balai terintegrasi dari hulu sampai ke hilir sangatlah penting. Penelitian yang menjadi proritas riset tumbuhan obat dan jamu akan menghasilkan database pengetahuan ramuan obat tradisional, penelitian dan pengembangan disisi hulu mengeksplorasi tumbuhan obat, budidaya tanaman obat dan setelah panen. st

You Might Also Like

Kalahkan Denmark, Ginting Melaju ke Semifinal Olimpiade Tokyo 2020
Beauty Class Wardah Bersama Pegawai RSI Sultan Agung
Polri Awasi 17 Ribu Pasar, Janji Pastikan Ketersediaan dan Harga Minyak Goreng Terjaga
Kumpulkan Pemimpin Parpol Jelang Masa Kampanye, Ini Pesan Wali Kota Semarang dalam Komitmen Pemilu Damai
Kewaspadaan terhadap Ancaman Bencana Harus jadi Dasar Proses Pembangunan
TAGGED:di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat TradisionalKomisi B DPRD JatengRiset memajukan pertanian
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?