By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Undip Gagas Mitigasi Ternak saat Bencana, Berbasis Identitas Sidik Moncong
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mahasiswa Undip Gagas Mitigasi Ternak saat Bencana, Berbasis Identitas Sidik Moncong

Last updated: 9 September 2021 16:45 16:45
Jatengdaily.com
Published: 9 September 2021 16:45
Share
Mahasiswa Undip menggagas mitigasi ternak saat bencana. Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mahasiswa Universitas Diponegoro menggagas kawasan konservasi terintegrasi sistem pertanian organik, sebagai mitigasi ternak saat bencana alam berbasis pengenalan identitas sidik moncong.

Gagasan tersebut dilatarbelakangi karena potensi bencana alam yang tinggi di Indonesia. Salah satu dampak bencana alam yang dialami masyarakat adalah kehilangan dan kematian ternak, akibat kurangnya persiapan sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk mengevakuasi ternak.

Ternak yang dapat mati kelaparan karena ditelantarkan dan akan mengakibatkan kerugian. Bahkan saat bencana alam ada peternak yang menolak untuk dievakuasi, karena takut tidak ada yang merawat ternaknya. Hal tersebut tentu dapat membahayakan keselamatan jiwa manusia.

Tim mahasiswa Undip terdiri atas Nikomedes Anndhana Engtian Kilimpares, Oktavianus Barus dan Septian Dwi Sulistiono, dibimbing oleh dosen Dr. Ir. Cahya Setya Utama, M.Si., IPM, yang berasal dari Fakultas Peternakan dan Pertanian menggagas ide ini melalui Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK) tahun 2021, yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Gagasan tersebut diharapkan dapat mencitpakan suatu kawasan untuk tempat mitigasi ternak, serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDG’s) poin ke 13 climate action dan poin ke 15 life on land.

“Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung tidak menyurutkan kami untuk berinovasi, gagasan ini diharapkan dapat dikaji penerapannya lebih lanjut oleh pihak yang berwenang”, ujar Nikomedes Anndhana E. K. selaku ketua tim.
Penulis: Oktavianus Barus (Fakultas Peternakan Undip)-yds

You Might Also Like

PPSDM Migas Lebarkan Jejaring Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi
Ancaman Bagi Generasi Muda, Waspadai Pola dan Jenis Makanan Yang Picu Diabetes
Penambahan Kasus COVID-19: Positif 1.082, Meninggal 51, Sembuh 864 Orang
Piala Dunia U-20 Diundur, Infrastruktur Jangan Sampai Mangkrak
Anggap Vonis Mafia Bola Ringan, Pelapor Berharap Jaksa Banding
TAGGED:identitas sidik moncongmitigasi ternakUndip semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?