Maraknya Radikalisme Sangat Memprihatinkan

DPP Gema Rasa menggelar Rapat Kerja I di Hotel Sahid Jaya, Surakarta, Minggu, 7 Maret 2021. Foto:dok

SOLO (Jatengdaily.com) – Maraknya radikalisme, intoleransi, dan isu SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), belakangan ini sangat membuat kita prihatin. Karena itu Gerakan Masyarakat Antiradikalisme, Intoleransi, dan SARA (Gema Rasa) kita bentuk sebagai upaya menjaga Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

Hal itu dikemukakan Ketua DPP Gema Rasa Djodi Wiyono dalam Rapat Kerja I DPP Gema Rasa di Hotel Sahid Jaya, Surakarta, Minggu, 7 Maret 2021. Raker diikuti oleh para pengurus DPP Gema Rasa dan sejumlah DPD yang telah terbentuk. Dalam kesempatan ini dilakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama “cegah radikalisme dan intoleransi serta SARA” dengan Sekda Kota Surakarta Ahyani dan Wakapolresta AKBP Deny Heryanto.

“Upaya melawan radikalisme, intoleransi, dan SARA bukan suatu hal yang mudah. Hal ini karena apa yang kita lawan telah mengakar di segala elemen masyarakat. Karena itu kita harus melakukannya secara terus menerus,” tandasnya seraya menambahkan tujuan Gema Rasa adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang aman, tenteram, damai, dan sejahtera, bebas dari radikalisme, intoleransi, dan SARA.

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Ahyani menyambut baik pembentukan Gema Rasa dan penyelenggaraan raker pertamanya di Solo. Semoga gerakan yang dilakukan organisasi ini berdampak luas bagi upaya menjaga keragaman dan kemajemukan di negeri kita.

Menurut ketua panita Yohanes Setiawan, raker ini dilaksanakan guna membahas program jangka pendek dan menengah dari Gema Rasa. Dalam program jangka pendek, selain penataan secretariat, juga pemantapan kepengurusan, koordinasi tokoh lintas agama, pengembangan sayap organisasi ke seluruh Indonesia, pembuatan lagu mars, atribut, dan seragam. st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here