By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masyarakat Diminta Patuhi Larangan Mudik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masyarakat Diminta Patuhi Larangan Mudik

Last updated: 8 Mei 2021 11:36 11:36
Jatengdaily.com
Published: 8 Mei 2021 11:36
Share
Masruhan
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)-DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah Masruhan Samsuri mengajak masyarakat untuk bisa memahami kebijakan larangan mudik 2021 yang dikeluarkan pemerintah.Kebijakan itu harus dipahami sebagai upaya untuk membatasi penularan Covid 19, menjaga kesehatan dan keselamatan diri, sekaligus orang lain ketimbang mudik untuk ketemu sanak saudara.

“Dengan mengacu kaidah usul fiqih, bahwa menolak dengan membatasi berkembangnya Covid yang tengah berlangsung harus didahulukan ketimbang mencari kebaikan baru dari silaturahmi,” kata Masruhan di Semarang, Sabtu (8/5/2021).

Dia menyebut masyarakat dimohon kesadarannya untuk memahami kebijakan ini demi keselamatan bersama. Menurutnya Al-Syathibi seorang ahli fiqh yang masyhur menyebutnya menghindari kerusakan itu berkaitan dengan keamanan jiwa dan raga.

“Ini persis dengan adanya kondisi ancaman Covid yang sudah terbukti memakan korban jiwa sedemikian banyak di seluruh dunia,” jelasnya.

Sejauh ini masyarakat Jateng cukup patuh dalam merespon kebijakan ini, salah satu indikasinya mereka tidak bepergian.

“Ini bisa dilihat dibandara A Yani Semarang, Bandara Adi Sumarmo Solo, terminal-terminal bus, stasiun kereta api dan jalan tol di Jateng nampak lengang,” ujarnya.

Sebagai anggota dewan, lanjutnya, selama bulan Ramadan dia melakukan pantauan arus mudik di beberapa titik keluar masuk lalu lintas antar provinsi dan antar kota di wilayah Jateng

Kepada masyarakat dimohon kesadarannya untuk memahami kebijakan ini demi keselamatan bersama. Sedangkan lepada pemerintah diharapkan jangan berhenti memberikan penjelasan secara teratur tentang hal ini, bahkan perlu terus menerus mensosialisasikan pentingan untuk mematahui protokol kesehatan (prokes).

Demikian juga kepada para pegiat medis, tutur Masruhan, baik yang pro maupun kontra terhadap kebijakan pemerintah untuk bersikap lebih bijak demi menyelamatkan bangsa dari bahaya Covid-19 yang kini kian mengganas. Bahkan paling parah seperti yang terjadi di negara India.

Terkait dengan agenda sholat Idul Fitri dihimbau agar dilaksanakan di dalam masjid dengan tetap memberlakukan prosedur protokol kesehatan. Jika daerah itu termasuk kategori besar potensi berkembangnya Covid maka tidak harus melakukan shalat Id di masjid.

“Mungkin bisa di lapangan terbuka. Atau tidak melakukan shalat Id, karena itu sebagai ibadah Sunnah,” pungkas Masruhan. adri-she

You Might Also Like

Gelandang PSIS Brian Ferreira Absen Lawan Persela Lamongan
Mahasiswi PTN di Semarang Yang Diduga Bunuh Diri Lompat dari Mal, Tinggalkan Surat untuk Keluarganya
Prof Gunarto Rektor Baru Unissula
Mulai Besok, Car Free Day di Semarang Ditiadakan
Ketersediaan Pupuk Masa Tanam I Dipastikan Cukup
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?