By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Media Promosi Jadi Sarana Cukup Akurat untuk Mengenalkan Sekolah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Media Promosi Jadi Sarana Cukup Akurat untuk Mengenalkan Sekolah

Last updated: 18 September 2021 13:16 13:16
Jatengdaily.com
Published: 14 Maret 2021 13:06
Share
Dr Sih Darmi Astuti MSi selaku ketua pelaksana program kemitraan masyarakat Udinus
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Media promosi menjadi sarana yang ukup akurat untuk menenalkan sekolah.

Guru dan siswa perlu dilatih membuat media promosi. Tujuannya agar masyarakat lebih dalam mengenal sekolah di mana guru tersebut mengajar dan para siswa belajar.

Pelatihan membuat media promosi sangat perlu dilakukan agar masyarakat lebih dalam mengenal sekolah. Sasaran pelatihan adalah para guru dan para siswa.

Media promosi adalah sarana yang cukup akurat untuk mengenalkan sekolah. Untuk itu, para guru dan para siswa sangat tepat untu mengikuti pelatihan membuat media promosi, sehingga masyarakat menjadi lebih dalam dalam mengenal sekolah yang dipromosikan.
Guru dan Siswa Perlu Dilatih Membuat Media Promosi agar Masyakarat Mengenal Sekolah Lebih Dalam

Promosi secara konvensional masih terbatas pada waktu, ruang dan penerima informasi. Beberapa media yang dipakai di antaranya brosur, spanduk dan penyampaian dari orang ke orang.

Hasil yang didapatkan juga masih terbatas pada tersampainya informasi hanya pada komunitas yang sempit. Terkait promosi yang masih bersifat konvensional, instansi sekolah juga melakukan hal sama dalam upayanya mendapatkan jumlah peserta didik yang cukup.

Menurut Dr Sih Darmi Astuti MSi selaku ketua pelaksana program kemitraan masyarakat Udinus, persaingan untuk mendapatkan peserta didik dalam jumlah yang cukup dapat digambarkan melalui situasi persaingan yang terjadi pada masa sekarang, khususnya sekolah yang belum mempunyai brand di masyarakat.

“Media promosi yang akan ditawarkan dari gambaran situasi di atas adalah dengan menggunakan media pemasaran berbasis blogspot. Melalui media ini guru akan mudah menyampaikan promosi ke masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar,” jelasnya.

Syarat untuk pembuatan media proposi ini hanya berupa email yang harus dimiliki oleh pengguna dalam hal ini guru atau tenaga kependidikan. Selanjutnya pengguna tinggal mengisi konten yang ada di blogspot dengan menambahkan foto prasarana sekolah, foto guru, video kegiatan sekolah sampai dengan informasi terkait prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh sekolah.

Melalui program kemitraan masyarakat Udinus, 14 MARET 2021, bertema pembelajaran media promosi peserta didik baru di SD Tugurejo 01 Semarang, ketua pelaksana beserta anggota Dr Herry Subagyo MM dan Aries Setiawan MKom menyampaikan sejumlah materi di antaranya pengenalan elemen pada blogspot dan pengisian konten pada blogspot.

Dalam penyampaian materi disinggung juga bahwa blogspot merupakan salah satu media web yang tidak berbayar dan mudah dalam pembuatannya.

Masyarakat sering memanfaatkan pembuatan blogspot untuk media pemasaran, selain itu juga mampu dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan dapat juga di tambahkan konten sosial media.

Setiap konten berita maupun produk yang ditempelkan pada halaman blogspot mampu menghimpun testimoni dari pembaca situs blogspot. Media ini juga besifat dinamis , pengelola baik guru atau tenaga pendidikan secara otomatis dapat mengupdate konten yang ada.

Pada akhir pelatihan, ketua pelaksana berharap agar setelah mengikuti program kemitraan masyarakat ini, guru dan tenaga kependidikan akan mampu menerapkan blogspot sebagai media promosi penerimaan peserta didik sebagai upaya pengenalan sekolah secara mudah dan tersampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan jarak. st

You Might Also Like

Marquez Tak Terbendung di MotoGP Prancis
Cerita Pelari Agus Prayoga Raih Emas SEA Games 2023 Kamboja dengan Tantangan Cuaca Ekstrim
Paus Fransiskus ke Indonesia, Warga Jakarta Diimbau WFH
Aksi Nyata Karyawan Lenova Dukung Keberlanjutan Lingkungan
Kemenkes Konfirmasi Ada 7 Kasus Aktif Penyakit Cacar Monyet di DKI Jakarta
TAGGED:gurumahaiwa udinumuridpengabdian masyarakatsekolahUdinus
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?