By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Muncul Klaster Hajatan di Simo Boyolali, 31 Orang Positif COVID-19
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Muncul Klaster Hajatan di Simo Boyolali, 31 Orang Positif COVID-19

Last updated: 18 Juni 2021 15:39 15:39
Jatengdaily.com
Published: 18 Juni 2021 15:39
Share
Ilustrasi
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Klaster baru COVID-19 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah terus bermunculan. Kini sebanyak 31 orang di Dukuh Tari Wetan, Desa Sumber, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka diduga terinfeksi virus tersebut usai salah seorang warga setempat menggelar hajatan dengan mengundang warga Kabupaten Pati.

Diterangkan Camat Simo, Waluyo Jati kejadian tersebut bermula ketika warga berinisial S menggelar hajatan yang dihadiri kerabat dari Kabupaten Pati. Mengingat bahwa S merupakan warga asli Desa Sumber akan tetapi bekerja puluhan tahun di Kabupaten Pati, sehingga kerabat di Kabupaten Pati ingin mangayubagya hajatan S.

“Setelah pulang ada keluarga disana (Kabupaten Pati) ada yang merasa gejala sesak batuk akhirnya diperiksa ternyata positif (Covid-19),” ujar Waluyo, dilansir laman pemkab boyolali, Jumat (18/6/2021).

Kondisi tersebut disusul dengan istri S yang juga mengalami gejala yang mengarah ke COVID-19. Melihat kondisi tersebut, istri S melakukan pemeriksaan di rumah sakit dan hasilnya dinyatakan positif terpapar COVID-19.

“Puskesmas dan tim kecamatan bergerak cepat treking dan kemarin sudah di-swab,” ujarnya.

Akhirnya sebanyak 80 orang yang terdiri dari 27 KK di 26 rumah serentak dilakukan tes swab. Hasilnya terdapat 30 warga yang positif serta satu orang warga Kabupaten Pati dan harus menjalani isolasi mandiri. Diantaranya terdapat ibu hamil yang mendekati hari perkiraan lahir (HPL).

“Karena kebetulan diantara yang positif kemarin ada yang hamil. HPL tinggal 10 hari sehingga perlu perhatian khusus untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Bagi yang dinyatakan negatif tetap disarankan tidak keluar rumah karena dalam jangka waktu lima hingga enam hari akan dilakukan tes swab ulang guna pemantauan penyebaran COVID-19. yds

You Might Also Like

Kemenhub Gelar Diskusi dengan Pengemudi Truk, Serap Aspirasi soal ODOL dan Kesejahteraan
Kemenkes Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan Saat Nataru
KPU Pastikan Pemilih di Lapas Dapat Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024
Masyarakat di Sekitar Pasar Klewer Solo Pilih Anies-Muhaimin
Libur Natal, Cuma Penumpang Angkutan Jalan yang Naik
TAGGED:covid-19 boyolaliKecamatan Simoklaster hajatanpemkab boyolali
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?