By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: OPD Pemkot Semarang Gotong-Royong Bantu Kehidupan Anak yang Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

OPD Pemkot Semarang Gotong-Royong Bantu Kehidupan Anak yang Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19

Last updated: 17 Agustus 2021 11:54 11:54
Jatengdaily.com
Published: 17 Agustus 2021 11:54
Share
OPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang pun turut bergotong-royong memberikan santunan anak yang kehilangan orangtua karena Covid-19. Foto: Humas Pemkot
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Gagasan Wali kota Semarang Hendrar Prihadi untuk memberikan perhatian kepada anak-anak yang kehilangan orang tua karena Covid-19 memperoleh banyak dukungan.

Sejumlah pihak mulai dari pengusaha, filantropis hingga jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang pun turut bergotong-royong memberikan santunan dan bantuan bagi anak-anak tersebut. Setelah melalui pendataan dan verifikasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang, tercatat 407 anak membutuhkan perhatian karena kehilangan orang tuanya akibat Covid-19.

“Mulanya Pak Wali yang memberikan contoh untuk menginisiasi dalam skema orang tua asuh bersama Ibu Tia. Lalu diikuti Pak Sekda dan OPD lain untuk kemudian turut membantu anak kurang beruntung tersebut,” terang M Khadik, Kepala DP3A Kota Semarang saat dimintai keterangan. Dari total 407 anak tersebut, sebanyak 207 anak memperoleh santunan secara gotong-royong dari Wali kota, Sekda, 8 OPD dan BUMD PDAM Tirta Moedal. Sedangkan 200 sisanya, Hendi sapaan akrab wali kota menggandeng sejumlah pengusaha untuk turut membantu.

Skema gotong-royong jajaran OPD tersebut terbagi dalam 15 kelompok, di mana satu OPD dapat menjadi orang tua asuh yang memberikan santunan bagi 13-15 anak. “Meski terbagi dalam kelompok, semua anak yatim, piatu maupun yatim piatu memperoleh jumlah yang sama berupa santunan 500 ribu rupiah dan sembako,” papar Khadik lebih lanjut.

Anak-anak tersebut perlu untuk memperoleh perhatian mengingat perjalanan hidup mereka masih panjang terlebih telah kehilangan orang tua mereka. “Usia mereka bervariasi mulai dari 0-18 tahun. Ada pula bayi baru lahir atau berumur 1 bulan namun telah ditinggalkan orang tuanya kemudian diasuh oleh nenek, atau paman dan bibinya,” ungkap Khadik.

Perhatian Hendi akan anak-anak yang ditinggalkan oleh orang tuanya menjadi magnet sejumlah pihak dan organisasi termasuk dari luar Kota Semarang untuk membantu meringankan beban anak-anak tersebut. Sebagian besar dari mereka menurut Khadik, tergerak untuk berpartisipasi setelah melihat postingan Instagram @Hendrarprihadi beberapa hari lalu.

DP3A pun juga telah menyiapkan sejumlah program jangka pendek dan jangka panjang untuk mendukung masa depan anak-anak tersebut. Mulai dari santunan dan sembako, kepastian hak asuh anak yang ditinggalkan orang tuanya hingga pemenuhan pendidikan yang bebas biaya. ”Kami juga telah menyiapkan tim internal untuk melakukan pendampingan psikologis anak karena ditinggal orang tuanya, agar kebutuhan rohani juga terpenuhi,” imbuh Khadik.

Sesuai instruksi wali kota, pendataan tahap kedua pun juga akan segera dimulai. Namun DP3A  berharap jumlahnya tak akan banyak  mengingat penderita Covid-19 di Kota Semarang menunjukkan tren penurunan. she 

You Might Also Like

Ngaliyan Penuh Warna, Warga Sambut HUT ke-80 RI dengan Semangat Gotong Royong
FKUB Jateng Perluas Pola Kegiatan Berjejaring
BNPB Siagakan Helikopter untuk Tangani Banjir Bandang Luwu Utara
Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dengan Uni Eropa di Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan
Matrikulasi Prodi Ilmu Komunikasi Unissula Diikuti Mahasiswa Internasional  
TAGGED:henrar prihadiOPD bantu anak Covidwakikota semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?