Pantau PTM, Komisi E Terkesima Praktikum Siswa SMK 4 Surakarta

SURAKARTA (Jatengdaily.com) – Komisi E DPRD Provinsi Jateng, memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMKN 4 Kota Surakarta, Rabu (8/10/2021). Rombongan ditemui Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Wilayah VII Suratno, Mpd dan Plt Kepala SMKN 4 Mening Sukmanawati, SPd MPd.

Anggota Komisi E Sumarsono, selaku pimpinan rombongan mengapresiasi perkembangan yang telah dicapai SMKN 4. Bahkan fasilitas yang dimiliki tergolong lengkap untuk menggiatkan praktikum siswa yang berkecimpung dalam tata boga, perhotelan, tata busana, dan kecantikan.

Anggota Komisi E Endrianingsih sedang melihat praktik siswa SMK 4 sedang merias wajah.Foto:ist

“Fasilitas yang baik dan selengkap ini baru ada di SMK 4. Sekolah kejuruan ini didominasi perempuan. Diharapkan ke depan mereka dapat meniti karier dalam bidang yang disukainya,” ucap dia.

Senada, anggota komisi E Anton Lami juga mengatakan, agar SMKN 4 Surakarta ini bisa menyalurkan ide dan cara bagaimana mengembangkan sekolah dengan fasilitias lengkap, memadai serta canggih kepada sekolah lain.

“Supaya semua sekolah SMK mempunyai energi positif yang sama berkembang bersama, dan bersama pemerintah pula membangun sinergi dalam pencapaian sekolah yang lebih baik supaya tidak ada sekolah SMK yang kekurangan fasilitas akan terus tertinggal,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, rombongan Komisi E melihat cara praktikum siswa. Ada yang sedang merias wajah, mengolah adonan serta menata perhotelan. Kebanyakan dewan mengaku terkesima dengan tangan siswa dalam merias wajah.

Anggota Komisi E DPRD Jateng memantau PTM di SMK 4 Surakarta. Foto:ist

Dalam pertemuan itu Mening menjelaskan, sekolahnya sekarang ini berkembang pesat. Bahkan banyak relasi yang dimiliki sekolah ternyata bisa menampung siswa saat lulus nanti. Sejauh relasi sekolah merupakan mentor-mentor yang ahli pada bagiannya. Dengan demikian, siswa bisa mengikuti perkembangan pasar dan dapat menambah bekal keterampilan saat lulus.

“Kami bekerja sama dengan berbagai perusahanlan hotel, brand kecantikan kami menggunakan metode ini agar siswa kami dapat terserap bekerja setelah lulus dengan kemampuan yang mengikuti kebutuhan kerja sesuai pasar saat ini dan berbagai mentor dari luar negeri misalnya Jerman dan Korea Selatan,” jelas Mening.

Menambahkan pula Muh Zen anggota komisi E, juga mengapresiasi langkah seluruh stakeholder dari SMKN 4 bersama Pemerintah Kota Surakarta untuk mendukung pembelajaran tatap muka.st