PTM di Kota Semarang kembali digelar. Foto: humas

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Semarang kembali diterapkan sudah mulai sejak Senin (8/11/2021). Hal itu lantaran Dinas Kesehatan Kota Semarang tidak menemukan klaster penyebaran Covid 19 di Sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengatakan Dinas Pendidikan sempat menghentikan sementara kegiatan PTM selama satu pekan, namun saat ini PTM sudah kembali normal.

Gunawan mengakui masih ada 1 sekolah yang melakukan perpanjangan waktu untuk pembelajaran daring, sehingga belum bisa menggelar PTM karena pihaknya tidak memaksakan seluruh sekolah menerapkan PTM.

“Ada yang libur dua minggu. Yang masih ada kasus boleh melakukan daring. Saat ini, yang masih ada kasus hanya satu sekolah,” katanya.

PTM di Kota Semarang pembelajaran hanya berlangsung selama dua jam, tanpa jeda waktu istirahat. Bahkan begitu siswa masuk langsung menuju kelas, termasuk saat jam pulang sekolah, siswa di himbau untuk menunggu dikelas jika belum dijemput.

Upaya untuk mengantisipasi penularan di luar sekolah  sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan secara maksimal.

“Kami harap antar jemput bisa terus dilakukan. Yang antar jemput kami berharap yang sudah terbiasa menjemput,” ungkapnya.

Gunawan juga meminta keluarga bisa mengantisipasi terjadinya penularan di lingkungan rumah. Dengan adanya temuan kasus di sekolah beberapa waktu lalu, akan menjadi evaluasi bagi Dinas Pendidikan dalam penerapan PTM selanjutnya.

“Kemarin porkes sudah baik, tapi kita tidak boleh kendor. Harus ekstra ketat lagi,” imbuhnya.

Gunawan menghimbau agar pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kota Semarang. she