By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pasca Dihentikan Sementara Usai Adanya Kasus Covid 19, PTM di Kota Semarang Kembali Digelar
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Pasca Dihentikan Sementara Usai Adanya Kasus Covid 19, PTM di Kota Semarang Kembali Digelar

Jatengdaily.com
Published: 10 November 2021 10:35
Share
Ilustrasi PTM. Foto: Humas Pemkot Semarang
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Semarang kembali diterapkan sudah mulai sejak Senin (8/11/2021). Hal itu lantaran Dinas Kesehatan Kota Semarang tidak menemukan klaster penyebaran Covid 19 di Sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengatakan Dinas Pendidikan sempat menghentikan sementara kegiatan PTM selama satu pekan, namun saat ini PTM sudah kembali normal.

Gunawan mengakui masih ada 1 sekolah yang melakukan perpanjangan waktu untuk pembelajaran daring, sehingga belum bisa menggelar PTM karena pihaknya tidak memaksakan seluruh sekolah menerapkan PTM.

“Ada yang libur dua minggu. Yang masih ada kasus boleh melakukan daring. Saat ini, yang masih ada kasus hanya satu sekolah,” katanya.

PTM di Kota Semarang pembelajaran hanya berlangsung selama dua jam, tanpa jeda waktu istirahat. Bahkan begitu siswa masuk langsung menuju kelas, termasuk saat jam pulang sekolah, siswa di himbau untuk menunggu dikelas jika belum dijemput.

Upaya untuk mengantisipasi penularan di luar sekolah  sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan secara maksimal.

“Kami harap antar jemput bisa terus dilakukan. Yang antar jemput kami berharap yang sudah terbiasa menjemput,” ungkapnya.

Gunawan juga meminta keluarga bisa mengantisipasi terjadinya penularan di lingkungan rumah. Dengan adanya temuan kasus di sekolah beberapa waktu lalu, akan menjadi evaluasi bagi Dinas Pendidikan dalam penerapan PTM selanjutnya.

“Kemarin porkes sudah baik, tapi kita tidak boleh kendor. Harus ekstra ketat lagi,” imbuhnya.

Gunawan menghimbau agar pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kota Semarang. she

You Might Also Like

USM Gandeng PWI Jateng Gelar In House Training Jurnalistik, Amir Sebut Menulis Diperlukan Passion
Anak Yatim, Ratna Listy, Velline Chu dan Panglima Langit Lantunkan Doa Tasyakuran Sewindu Forwan
Ibadah Haji Dibolehkan, Menag: Hanya Untuk Ekspatriat Yang Berada di Arab Saudi
Kapolri Tinjau Vaksinasi Karyawan Tekstil di Kudus; Minta Maksimalkan PPKM Mikro dan Kurangi Mobilitas
Istana Garuda Jadi Nama Baru Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara
TAGGED:kembali digelarPTM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?