Webinar PBSI FKIP Unissula. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)-  Web seminar (Webinar) 3 dengan tema Perencanaan dan Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dengan Sistem Daring, yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada hari Selasa (5/1/2021) mendapat apresiasi tinggi, dengan banyaknya peserta.  

Tercatat kurang lebih 275 peserta yang berasal dari guru, dosen, mahasiswa, pemerhati bahasa dan sastra Indonesia yang mengikuti acara yang digelar secara live zoom dan youtube PBSI Unissula tersebut.

Dekan FKIP Unissula Dr. Turahmat, S.Pd, M.Pd mengatakan acara ini merupakan hasil kerjasama antara prodi PBSI FKIP Unissula dengan prodi PBSI FKIP Universitas Pancasakti Tegal, dan Prodi PBSI FKIP Universitas Muhadi Setiabudi Brebes.

‘’Diharapkan hasil kerjasama ini tidak hanya pada kegiatan webinar, namun pada kegiatan lain seperti kegiatan penelitian dalam kerangka kurikulum merdeka belajar. Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada guru, dosen, mahasiswa, pemerhati bahasa dan sastra Indonesia mengenai perencanaan dan evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan sistem daring,’’ jelasnya.

Menurutnya, perencanaan tidak hanya bermakna mendesain sesuatu. Perencanaan itu juga bermakna evaluasi. Maka hakikatnya perencanaan adalah evaluasi, evaluasi adalah perencanaan.

Oleh karena itu, Webinar ini menghadirkan sejumlah pakar sebagai narasumber, di antaranya adalah Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum. dari Universitas Pancasakti Tegal, Dr. Aida Azizah, M.Pd. dari Universitas Islam Sultan Agung, dan Nurchalistiani Budiani, M.Pd. dari Universitas Muhadi Setiabudi Brebes.

Hadir sebagai narasumber dari UPS Tegal, adalah Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum. Dalam kesempatan ini dia mengatakan,   perencanaan dan pengembangan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Evaluasi bertujuan untuk memperoleh data dan informasi tentang pembelajaran yang telah dilakukan, sehingga kita dapat menentukan berbagai hal terutama perbaikan dan pengembangan pembelajaran. Hasil penilaian juga dapat dimanfaatkan untuk mendiagnosis kesulitan belajar peserta didik, serta feedback untuk memperbaiki proses pembelajaran dan sebagai pertimbangan kelulusan.

Narasumber kedua dari Unissula, Dr. Aida Azizah, M.Pd., yan memaparkan tentang implementasi pembelajaran daring berbasis media sosial dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Proses pembelajaran yang dilakukan seharusnya menghasilkan evaluasi yang dapat memberikan gambaran tentang kesulitan belajar dan tingkat keaktivan mahasiswa dalam perkuliahan mandiri.

Juga memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan mahasiswa terhadap materi, (3) memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan mahasiswa dalam mengimplementasikan materi dan memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan mahasiswa dalam mempraktikkan materi yang dikuasai.

Narasumber ketiga dari UMUS Brebes, Nurchalistiani Budiana, M.Pd. Dalam kesmepatan ini, dia menjelaskan tentang evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia dengan sistem daring.

‘’Konsep evaluasi meliputi deskripsi metode pelaksanaan evaluasi, cara penilaian, dan penentuan kriteria kelulusan. Selain itu, aktivitas mahasiswa untuk meraih capaian pembelajaran disesuaikan dengan metode pelaksanaan, kriteria penilaian dan bobot penilaian. Disetiap tahapan pembelajaran diperlukan assesmen yang sesuai. Berdasarkan pemaparan dari ketiga narasumber, dapat disimpulkan bahwa perencanaan dan evaluasi yang diberikan harus disesuaikan dengan kompetensi dan capaian pembelajaran peserta didik/mahasiswa,’’ jelasnya. She