PT PII menggelar Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Urban Farming untuk warga RW 04, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)– PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) Persero menggelar Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Urban Farming untuk warga RW 04, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Program yang diusung PT PII, yang notabennya merupakan salah satu Special Mission Vehicles (SMV) Kementerian Keuangan RI ini adalah sebagai bentuk tanggungjawab sosialnya (Corporate Social Responsibilities/CSR.

EVP Corporate Secretary & Communications PT PII Yunan Novaris mengatakan Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Urban Farming ini dimulai sejak Juni 2021 dan sempat terhenti ketika diberlakukannya PPKM. Program ini diawali dengan sosialisasi program yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

‘’Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan bagi warga untuk memperkaya wawasan mulai dari pengenalan Urban Farming, pembibitan, pindahtanam,pemupukan, perawatantanaman, pembuatan rumah kaca, demplot dan juga pengenalan tanaman estetik. Selain itu, Program seperti ini sebelumnya pernah dilaksanakan oleh PT PII untuk warga RW 02 Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang pada bulan Oktober – Desember 2020,’’ jelasnya.

Sementara itu, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menyambut baik apa yang dilakukan oleh PT PII terhadap warga yang berada di sekitar proyek SPAM Semarang Barat.

“Kepedulian PT PII kepada warga terdampak proyek merupakan langkah nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga. Kami berharap program Urban farming ini, selain dapat mendorong kemandirian warga juga berdampak positif terhadap lingkungan pemukiman warga yang lebih hijau dan asri,” ujar Hendrar Prihadi

Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo mengatakan, Program CSR PT PII ini merupakan wujud kepedulian PT PII terhadap warga yang berada di lingkungan sekitar konstruksi IPA (Instalasi Pengolahan Air Minum) yang merupakan bagian dari proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Semarang Barat dimana PT PII berperan sebagai Penyedian Penjaminan Pemerintah pada proyek tersebut.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membangun dan menumbuhkan jiwa kemandirian finansial dan nilai tambah ekonomi warga melalui kewirausahaan dan juga bermanfaat bagi lingkungan yang lebih sehat dengan tersedianya Green House di Kelurahan Kedungpane, KecamatanMijen, Kota Semarang Jawa Tengah,” lanjut Sutopo.

Lebih lanjut menurutnya, PT PII juga berterimakasih atas dukungan dan kerjasama dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kecamatan Mijen dan perangkatnya, yang merupakan tiga Langkah selaku mitra pelaksana kegiatan.

‘’Dan tentunya masyarakat Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen atas antusiasnya. Lewat dukungan CSR PT PII dan dukungan stakeholder, kami yakin keberadaan infrastruktur SPAM Semarang Barat dapat memberikan manfaat tidak hanya layanan air minum berkualitas, namun juga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar,’’ papar  Sutopo, Senin (13/9/2021) dalam siaran persnya.

Seperti diketahui, PT PII memiliki tujuan sebagai BUMN penggerak utama yang aktif dalam mempercepat pembangunanin frastruktur yang berkelanjutan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

PT PII aktif melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) sebagai bentuk kepedulian perusahaan ditujukan kepada dukungan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi proyek infrastruktur yang didukung oleh PT PII.

Fokus program CSR PT PII adalah utamanya pada bidang pendidikan sebagai bentuk investasi perusahaan jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia komunitas masyarakat disekitar proyek infrastruktur sebagai bagian dari mitigasi dampak social dari pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

Dalam pelaksanaan program CSR nya, PT PII melibatkan institusi pendidikan dan lembaga social masyarakat / LSM setempat sebagai mitra kerjasama yang memiliki pengetahuan dan kearifan local untuk dapat lebih efektif menjangkau dan memenuhi kebutuhan sesungguhnya dari komunitas masyarakat yang dituju. Pelaksanaan program senantiasa melibatkan peran serta warga masyarakat untuk meningkatkan rasa memiliki warga. She