By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pelonggaran PPKM di Semarang, Mal Boleh Buka Sampai Pukul 21.00 WIB
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pelonggaran PPKM di Semarang, Mal Boleh Buka Sampai Pukul 21.00 WIB

Last updated: 9 Februari 2021 13:54 13:54
Jatengdaily.com
Published: 9 Februari 2021 13:54
Share
Ilustrasi mal. Foto: dok jdc
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mencatat angka positif COVID-19 di wilayahnya selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali mengalami penurunan. Menurut dia, kasus positif COVID-19 di Kota Semarang pada 25 Januari 2021 berjumlah 786 orang, kemudian pada 7 Februari 2021 menurun menjadi 665 orang.

“Sebelumnya tren penambahan positif COVD-19 di Kota Semarang setiap hari tercatat lebih dari 100 kasus. Tren itu telah turun menjadi sekitar 86 kasus per hari,” kata Hendrar Prihadi di Semarang, Senin (8/2/2021).

Dia menyebut atas capaian itu, Hendi memutuskan melakukan pelonggaran pembatasan sosial. Seperti kegiatan sosial budaya seminar, diskusi, dan pernikahan boleh digelar.

“Tapi dengan pembatasan maksimal dihadiri oleh 100 orang atau maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk warung makan hingga tempat hiburan di Kota Semarang sudah boleh beroperasi hingga pukul 23.00 WIB. Dia meminta warganya tetap waspada dan disiplin mengenakan makser, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak.

“Mal yang semula beroperasi hanya sampai 20.00 WIB, sekarang bisa sampai pukul 21.00. Tapi sedulur-sedulur tetap harus meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan mengurangi mobilitas dan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” kata dia. adri-yds

You Might Also Like

Kasus Kekerasan di Daycare Berulang, KPAI Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Menyeluruh
Desak Gencatan Senjata, Ini Empat Pesan Presiden Jokowi Soal Palesina
Kereta Api Wisata Hadirkan Kembali KA Java Priority untuk Masa Angkutan Lebaran 2025 Relasi Jakarta-Yogyakarta
Pelabuhan Batang Siap Beroperasi untuk Bongkar Muat
Momentum Ramadan, Dosen PWK Unissula Jalin Silaturrahmi
TAGGED:Kota Semarangpelonggaran ppkmppkm semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?