By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Penasaran Cara ‘Nguwongke’ ODGJ di YouTube, Ganjar Melihat Langsung Adi Sinau Hurip
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Penasaran Cara ‘Nguwongke’ ODGJ di YouTube, Ganjar Melihat Langsung Adi Sinau Hurip

Last updated: 4 November 2021 09:28 09:28
Jatengdaily.com
Published: 4 November 2021 09:28
Share
Tayangan vidio YouTube milik Sukaryo Adi Putro memanusiakan ODGJ, membikin penasaran Ganjar Pranowo untuk melihat langsung.praktik menjinakkan orang dalam gangguan jiwa di Demak. Foto:ist
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Pria paruh baya itu dikenal bernama Muhammad Dardiri. Warga biasanya memanggilnya Mamat. Sejak lama, Mamat yang merupakan warga desa Tlogoweru Demak ini mengidap gangguan jiwa. Seringkali, ia duduk di atas jembatan saluran air di desanya.

Tak ada orang yang berani mendekati, termasuk keluarganya. Sebab Mamat dikenal galak dan sering membawa sejumlah senjata tajam. Penampilan Mamat sangat tidak terurus, rambutnya gondrong, kumis dan janggut panjang tak terurus serta seluruh badannya dipenuhi rantai.

Di leher Mamat tergantung rantai yang sangat banyak. Di tangan, kaki, kuku serta telinganya penuh dengan asesoris dari rantai, uang koin dan besi.

Namun hari ini ada yang berbeda. Mamat kini jadi orang yang bersih. Rambut gondrong gimbalnya dipotong rapi, kuku panjangnya dipotong dan kalung rantai di leher serta asesoris besi di badannya berhasil dicopot. Mamat kini lebih bersih dan tampan.

Adalah Sukaryo Adi Putro, orang yang peduli pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan pemilik akun youtube Sinahu Hurip yang berhasil membujuk Mamat. Tapi kali ini Adi tak sendirian. Ia ditemani Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ganjar telah lama mengamati sepak terjang Adi dari channel Youtube Sinau Hurip. Ia pun ingin menyaksikan sendiri, sekaligus belajar langsung bagaimana warga Kudus itu memanusiakan ODGJ. Maka hari ini Ganjar sengaja datang untuk melihat aksi Adi di sela kunjungan kerjanya ke Jepara, Selasa (3/11) lalu. Saat Ganjar datang, Adi dan istrinya sedang ngobrol dengan Mamat.

“Wah lha sampeyan lho, pripun kabare (gimana kabarnya). Sampeyan ngganteng tenan,” sapa Ganjar pada Mamat.

Mamat pun menyapa dengan bahasa yang agak tidak masuk akal. Ia berkali-kali cerita bahwa ia dulunya adalah kuli bangunan. Bekerja membangun gedung 22 lantai. Mamat juga menceritakan bahwa dirinya penggemar dangdut, khususnya Rhoma Irama, Sony Joss, Brodin dan lainnya. “Ayo nyanyi, jare penggemar dangdut. Lagune Rhoma coba,” pinta Ganjar.

Ternyata Mamat hafal benar dengan lagu Bujangan milik Rhoma. Ia bernyanyi di hadapan Ganjar dan warga lainnya. Mamat juga bisa menyanyikan lagu Sri Minggat milik Sony Joss. Suaranya juga sangat bagus.

Disela obrolan itu, Adi dan Ganjar membujuk Mamat agar mau dibersihkan. Meski awalnya terlihat agak menolak, namun karena aksi Ganjar dan Adi membuatnya mengikuti.

“Ayo manut yo, tak bersihkan. Tak cukur rambut lan brengose ben ngganteng ya (saya potong rambut dan brewoknya buar tampan). Kukune dipotong ya,” rayu Adi.

“Ayo manut, sirahe ndingkluk (nunduk), top tenan sampeyan. Ngganteng tenan, koyo penyanyi Korea. Ayo karo cukur nyanyi,” hibur Ganjar.

Sesekali Adi memeluk Mamat dengan hangat. Karena perlakuan itu, Mamat menurut saat Adi dan istrinya bernama Heni membersihkan Mamat sekaligus melucuri rantai besi dari tubuhnya. Ganjar yang melihat juga heran dan kagum.

“Ini luar biasa, saya melihat bagaimana mas Adi dan istri ini bisa membujuk ODGJ. Saya lihat di youtubenya beliau ini, namanya Sinahu Hurip, bagaimana mas Adi dan istrinya sangat peduli pada ODGJ. Ini hebat sekali, tidak banyak orang yang peduli pada mereka,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, metode dan pendekatan yang dilakukan Adi dan istri pada ODGJ sangat luar biasa. Dia bisa mengajak ngobrol, memeluk dan aksi lain yang membuat ODGJ nyaman. Setelah berhasil, kemudian dibersihkan dan diurus kependudukannya supaya bisa dimasukkan ke rumah sakit jiwa atau dikembalikan ke keluarga.

“Kemarin saya ketemu dengan persatuan dokter jiwa. Saya ceritakan tentang kisah mas Adi ini. Ini momentum bagi kita untuk kita peduli pada orang-orang seperti mas Adi. Ini harus terus kita dorong, agar semua peduli pada ODGJ,” pungkasnya.

Sementara itu, Adi sendiri mengatakan, ia dan istrinya memang senang mencari ODGJ di jalanan. Mereka keliling untuk mencari, dan ketika ketemu langsung didekati, dibersihkan dan dibawa ke rumah sakit jiwa atau dikembalikan ke keluarganya.

“Suka dukanya banyak, kadang butuh waktu berjam-jam untuk pendekatan. Kita berusaha menggali jati dirinya. Biasanya ritual saya kasih salam, salaman kemudian saya peluk. Biar mereka lebih nyaman,” ucap Adi.

Aksinya itu ia upload di chanel youtube nya, Sinahu Hurip. Selain itu, ia juga posting di medsos miliknya. Seringkali, ada komentar netizen yang kenal dengan ODGJ yang diurus Adi.

“Jadi kita sering mengantar ODGJ kembali ke keluarganya, sampai ke Tangerang, Tasikmalaya dan lainnya,” jelasnya.

Sampai sekarang sudah ada 87 ODGJ yang berhasil dipulangkan Adi ke keluarganya. Sementara lainnya ia masukkan ke rumah sakit jiwa terdekat.

“Senang saja membantu, kan tidak banyak yang mau ngurusi ini. Memang bau, tapi ya memang saya niati agar mereka ODGJ di jalanan bisa terawat bahkan bisa bertemu keluarganya. Di Purworejo itu, ada ODGJ yang hilang selama 30 tahun, berhasil kita temukan dan kita antar ke keluarganya di Purbalingga. Senang sekali rasanya,” pungkasnya. st

You Might Also Like

HSN Momentum Santri Berkiprah di Garda Terdepan Topang Ekonomi Umat
Hadapi Cuaca Ekstrem, BNPB Dorong Daerah untuk Siaga
Novita Kurnia Putri Korban Penembakan di Amerika Dimakamkan di Semarang
Ratusan Penari Antusias Ikuti Indonesia Menari 2025 di Kota Semarang
57 Anak di LPKA Jateng Terima Remisi Hari Anak 2022
TAGGED:Ganjar PranowoMemanusiakan ODGJodgjsinau HuripSukaryo Adi Putro
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?