By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pendonor Plasma Konvalesen Jateng Capai 871 Orang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pendonor Plasma Konvalesen Jateng Capai 871 Orang

Last updated: 20 Januari 2021 17:23 17:23
Jatengdaily.com
Published: 20 Januari 2021 17:23
Share
Ketua PMI Jateng Imam Triyanto. Foto: HumasProv
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mendorong pasien Covid-19 yang sembuh, untuk mau menjadi pendonor plasma konvalesen.

Upaya gencar Ganjar itu perlahan mulai menunjukkan hasil.Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah mencatat hingga minggu kemarin sudah ada 871 orang penyintas Covid-19 yang telah mendonorkan plasma konvalesennya.

“Minggu kemarin kita sudah mencapai 871 (orang) pendonor plasma,” kata Ketua PMI Jateng Imam Triyanto ditemui di halaman kantor Gubernur Jateng, Rabu (20/1/2021).

Menurutnya, PMI Jateng terus berupaya meningkatkan kesadaran para penyintas Covid-19 agar mau mendonorkan plasma konvalesennya. Sehingga, para pasien Covid-19 yang saat ini masih berjuang untuk sembuh, bisa terbantu.

“Dari pengalaman, banyak yang mendapat donor plasma. Itu bisa memberikan kesembuhan bagi pasien Covid-19,” tutur Imam.

Ditambahkan, PMI Jateng telah bertekad menggencarkan  peningkatan jumlah pendonor plasma, bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI di 35 kabupaten dan kota.

PMI kabupaten dan kota diminta mengajak penyintas Covid-19 di daerahnya masing-masing untuk mendonorkan plasmanya.Saat ini, kata Imam, ada kriteria UDD yang bisa melakukan pengambilan plasma. Seperti UDD PMI yang telah mengantongi sertifikat cara pembuatan obat yang baik (CPOB),  yaitu di UDD Kota Semarang, Solo, dan Banyumas.

Ada juga, kriteria UDD yang melakukan pengambilan plasma dengan alat apheresis, yakni alat yang bisa secara langsung memisahkan plasma saat donor sedang berjalan.

“Kemudian UDD lain itu mengakomodir penyintas di wilayahnya, menyeleksi (pendonor plasma),” imbuhnya.

Tujuan seleksi, terang Imam, adalah memastikan plasma yang diambil mengandung antibodi Imunoglobulin G. Selanjutnya, antibodi imonuglobin diantar ke UDD Semarang, Solo, Banyumas untuk diambil.

“Jadi seleksi, mengakomodir, nggoleki (mencari), menghubungi rumah sakitnya, nyateti (mencatat), sampai memenuhi kriteria,” jelasnya.

Yang paling penting, para pendonor itu adalah mantan pasien Covid-19 yang sembuh, perempuan belum pernah hamil, termasuk batas pengambilan plasma penyintas hanya sampai sekitar enam bulan, mengingat antibodi makin lama makin berkurang. Penyintas bisa diambil plasmanya setiap dua minggu. she

You Might Also Like

SSB Lowo Dukung SEAFT Championship
ITB Semarang Ikuti Campus Expo Virtual
Tim Ekspedisi Dirikan Tugu Galawi di Puncak Gunung Slamet
Malam Hari di Bandung, Presiden Disambut Meriah Warga
Komisi X DPR Minta Matangkan Rencana PTM
TAGGED:Konvalesen JatengPendonor Plasma KonvalesenPMI Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?