By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Pimpinan DPRD Jateng Imbau Mahasiswa Jangan jadi Bagian Penyebar Hoaks saat PPKM Darurat
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pimpinan DPRD Jateng Imbau Mahasiswa Jangan jadi Bagian Penyebar Hoaks saat PPKM Darurat

Jatengdaily.com
Published: 15 Juli 2021 23:18
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat jangan sampai membebankan kehidupan masyarakat. Bentuk evaluasi dari penerapan kebijakan tersebut perlu ada sebuah kompensasi untuk mengurangi beban perekonomian masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri saat menerima audensi secara virtual dengan BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univeritas Muhammadiyah Surakarta, Kamis (15/7/2021).


Wakil Ketua DPRD Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri

Dia menjelaskan, pentingnya sebuah kompensasi supaya masyarakat yang memiliki penghasilan rendah dapat terbantukan. Setidaknya biaya hidup selama menjalani work from home (WFH) dapat difasilitasi oleh negara. Bila memang selama sehari, pemenuhan hidup mendapatkan tiga kali sehari makan maka pemerintah wajib memberikan kompensasi senilai kebutuhan itu. Dengan demikian pemerintah harus hadir di tengah masyarakat.

Catatan lain adalah, perilaku dari tindakan aparatur yang melebihi batas toleransi. Dia memahami beratnya penindakan dan penertiban yang dilakukan aparat pemerintah, namun bukan berarti harus ditangani secara emosi. Perlu ada pendekatan secara santun dan sabar di setiap penanganan lapangan.

“Jangan sampai berlebihan dalam bertindak kepada masyarakat.Sikapi protes dengan bijaksana dan terukur,” ucapnya.

Selanjutnya adalah masalah hoaks. Quatly mengakui waktu sekarang ini banyak masuk segala jenis informasi di telepon genggam. Sering kali informasi tersebut menyesatkan, meresahkan, dan menakutkan. Informasi seputar Covid-19 hendaknya benar-benar disaring sedemikian rupa. Kalau mendapatkan informasi yang tidak jelas sumbernya, hendaknya tidak perlu disebarluaskan.

“Kepada mahasiswa untuk saat ini adalah tetap berikhtiar, tetap optimistis, jangan menjadi bagian penyebar hoaks,” pintanya.st

 

You Might Also Like

Kemenangan Pilkada di 165 Daerah jadi Modal Golkar pada Pemilu 2024
Habiskan Malam di Bandung, Ganjar Sapa Komunitas dan Seniman Lukis Jalanan
Jerinx Ditahan Kejari di Polda Metro Jaya
Piala Asia 2023, Shin Tae-yong Resmi Pilih 26 Pemain Timnas
Lagi, Bupati Ajak Gempur Rokok Ilegal
TAGGED:Mahasiswa Jangan sebar HoaksPimpinan DPRD JatengUniveritas Muhammadiyah SurakartaWakil Ketua DPRD Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?