ilustrasi

SEMARANG (Jatengdaily.com)-Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah menangkap tiga pelaku perampokan spesialis pecah kaca mobil. Selain ditangkap, para pelaku membawa kabur senilai Rp 100 juta.

Para pelaku yakni Nopry warga Kabupaten Lubuk linggau, Sumatera Selatan, Yudha Sanjaya Putra warga Bengkulu, dan Yulianto Nururahman, warga Sisosari, Rt 02/Rw 06, Bedono Kluwung, Kemiri.

“Ketiga pelaku ini sudah kita buru lama sejak terjadinya kasus ini. Setelah kita lakukan penyelidikan, pelaku berhasil kita tangkap. Dua pelaku berasal dari Sumatera dan satu pelaku dari Purworejo,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Sabtu (14/8/2021).

Dia menyebut insiden terjadi pada 30 Juni 2021 lalu, sekitar pukul 10.00 Wib. Saat korban bernama Salam hendak memarkirkan mobilnya di depan Toko kayu Bah Udin, Jalan Kh Ahmad Dahlan, Purworejo. Tiba tiba kaca mobil sebelah kiri pecah dan uang yang disimpan dan dibungkus tas kresek hitam raib, langsung melaporkan ke Polres.

“Ada kemungkinan pelaku sudah mengikuti korban sejak di bank. Mereka tahu kalau korban bawa uang tunai yang diletakkan sebelah kiri sopir,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan petugas akhirnya petugas mengamankan pelaku perampokan dengan modus pecah kaca tersebut di Mereka ditangkap petugas di wilayah Sangkrah, Surakarta, pada pukul 20.00 WIB, Jumat (13/8/2021).

Dari tangan pelaku, petugas menyita berupa satu buah Kunci T Shock , dua buah Mata kunci T dengan ujung runcing, Pecahan busi yg di buntel uang 5 Ribu, satu buah Cincin paku pemecah kaca empat buah Mata jarum dibungkus klip rokok, satu unit Hp merk vision warna biru, satu unit Hp merk redmi warna biru, satu buah Doosbook Hp merk redmi, dan dua unit Hp merk Nokia warna hitam.

“Para pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP, Tentang dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan penjara tujuh tahun. Saat ini Tersangka sudah di amankan di mapolda untuk menjalani pemeriksaan,” tutup Iqbal. Adri-she