By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PSIS Ditahan Arema FC, Imran Akui Ada Taktik Tak Jalan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Olahraga

PSIS Ditahan Arema FC, Imran Akui Ada Taktik Tak Jalan

Last updated: 2 Oktober 2021 06:28 06:28
Jatengdaily.com
Published: 26 September 2021 08:58
Share
Bek PSIS Wallace Costa menyundul bola ketika lawan Arema FC. Foto: media psis
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – PSIS Semarang hanya bermain tanpa gol lawan Arema FC pada laga pekan keempat Liga 1 2021-2022 di Stadion Madya Senayan, Sabtu (25/9/2021).

Pada laga ini skuat Mahesa Jenar di babak pertama menurunkan bek asingnya yang sebelumnya absen Wallace Costa. Selain itu tengah juga ada Jonathan Cantillana. Striker Bruno Silva baru diturunkan awal babak kedua menggantikan Riyan Ardiansyah.

Selama babak pertama PSIS minim peluang dan hanya beberapa yang mengancam gawang Arema FC seperti tendangan voli Riyan Ardiansyah, namun kiper Arema FC Adilson Maringa masih bisa menangkap bola.

Sebaliknya Arema FC beberapa peluang emas sempat didapatkan. Namun kesigapan pertahanan PSIS terutama kiper Jandi Eka masih membuat aman gawang PSIS. Peluang di babak ini juga sempat dimiliki PSIS seperti umpan silang Bruno Silva, namun tendangan Komarudin masih tipis samping gawang Arema FC. Begitu juga tendangan bebas Jonathan Cantillana juga bisa diantisipasi kiper Maringa.

Asisten pelatih PSIS Imran Nahumarury usai laga mengatakan tetap bersyukur dengan hasil ini. Terlebih lawan Arema FC merupakan laga tersulit.

“Ini satu poin yang sangat penting. Lawan tim yang belum pernah memenangkan pertandingan itu sulit,” kata Imran melalui jumpa pers virtual.

Imran mengakui pada laga ini ada taktik yang tidak berjalan. Namun dia memaklumi jika apa yang terjadi di lapangan memang tidak selalu seperti apa yang direncanakan. Untuk partai kelima PSIS akan melawan Madura United 29 September. Kemungkinan timnya akan melakukan rotasi pemain untuk laga tersebut.

“Rotasi pemain tentu sudah kami rencanakan jauh-jauh hari. Kami tidak khawatir punya jadwal yang padat. Kami punya pemain muda yang bagus-bagus,” ungkapnya.

Imran juga berharap kipernya Jandia Eka Putra tidak begitu parah cederanya dan bisa dimainkan ketika lawan Madura United. Seperti diketahui Jandia harus ditarik keluar pada menit ke-64 karena cedera.

“Semoga hanya cedera ringan dan bisa dimainkan saat melawan Madura,” jelasnya.

Sementara itu striker PSIS Bruno Silva mengakui lawan Arema FC cukup sulit. Pertahanan lawan juga cukup rapat di partai ini.

” Teman teman di timnya juga ingin menang, tapi dari hasil memang seperti inilah yang didapat. Defense Arema bagus, kami sempat kesulitan,” tutup Bruno Silva. Zia-yds

You Might Also Like

Tanpa Tiga Pemain Asingnya, PSIS Sukses Tahan Persija 2-2
PSIS Semarang Gelar Latihan Perdana di Kendal
Bek Tangguh dari Liga Italia Didatangkan untuk Penguatan Timnas
Tim Futsal Putra USM Juara 3 di Euro Series Semarang
Diego Bardanca Perkuat Lini Belakang Persis Solo
TAGGED:imran nahumaruryliga 1psis semarangpsis vs arema
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?