By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PTM Terbatas di Jateng Dimulai, Semua Diminta Patuh Protokol Kesehatan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PTM Terbatas di Jateng Dimulai, Semua Diminta Patuh Protokol Kesehatan

Last updated: 30 Agustus 2021 13:28 13:28
Jatengdaily.com
Published: 30 Agustus 2021 13:27
Share
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unissula mengadakan webinar pendidikan nasional Senin (30/8/2021). Webinar bertema kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan dampaknya terhadap pendidikan di Indonesia menuju generasi emas 2045 tersebut menghadirkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara daring dan Prof Dr Nunuk Suryani MPd secara luring sebagai narasumber.

Nunuk Suryani mengatakan,  pandemi Covid-19 berdampak besar pada pendidikan. “Yang paling menjadi sorotan adalah terjadi penurunan capaian pembelajaran. Tidak semua orang tua dapat menyediakan alat pembelajaran, demikian juga tidak semua sekolah dan guru siap menghadapi situasi ini. Banyak guru hanya memberikan tugas dan disuruh mengumpulkan” ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo meminta semua bisa taat protokol kesehatan untuk bisa pembelajaran tatap muka(PTM)  terbatas di sekolah. “Sayangnya tingkat ketaatan kita tak pandang bulu mau itu gubernur, bupati, walikota anggota dewan, camat, guru dan lainnya sayangnya tingkat kedisisplinan kita masih rendah”, ungkapnya.

Lebih lanjut Ganjar memberikan rambu-rambu yang harus dilakukan sekolah saat PTM. Antara lain melakukan tinjauan kembali target pembelajaran secara rasional, identifikasi SDM yang dimiliki, petakan situasi dan kondisi masing-masing siswa untuk siap belajar dengan basis blended learning, susun kajian antara kebutuhan dan ketersediaan guna langkah strategis dan operasional.

Ia juga menghimbau agar semua fihak berhenti mengeluh dan lebih baik mencari solusi. Ia menutup paparannya dengan kata-kata bermakna, “belajar tanpa batas ora ketemu tetep sinau”, paparnya.

Webinar tersebut dibuka oleh Rektor Unissula Drs Bedjo Santoso MT PhD, turut dihadiri ketua bidang pendidikan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Tjoek Subhan Sulchan, Dekan FKIP Dr Turahmad beserta dosen dan tamu undangan.  Webinar dihadiri lebih dari 700 peserta secara daring. She

 

You Might Also Like

Gereja Blenduk Kembali Berkilau, Simbol Sejarah dan Harmoni Kota Semarang
Air Kembali Meluap, Jalur Kereta Api antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati Grobogan Kembali Ditutup
Bangun Semangat Bersama untuk Wujudkan Kemandirian Bangsa
Gandeng Karyawati PLN UPT Semarang, Instaperfect Gelar Beauty Class
Jelang Pemberangkatan Haji Asal Jateng, Petugas Diminta Utamakan Pelayanan
TAGGED:fkip unissulaGanjar Pranowoprokes PTMPTM TerbatasUnissula
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?