Rel Layang Simpang Joglo Solo Diharapkan Rampung 2023

KA Bandara Adi Soemarmo salah satu kereta yang rutenya melintasi Simpang Joglo Kota Solo. Foto: yanuar

SOLO (Jatengdaily.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka akhir pekan lalu membahas rencana pembangunan rel layang atau rel elevasi di persimpangan kereta api sebidang Simpang Palang Joglo, Nusukan, Solo.

“Kami berharap masalah lahan dalam pembangunan Simpang Palang Joglo dengan masyarakat dapat diselesaikan. Dan Pemerintah Daerah dapat membantu sosialisasi, karena pembangunan tersebut melibatkan berbagai pihak seperti: Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan lahan milik PT. KAI,” jelas Menhub dilansir laman kemenhub.

Lebih lanjut, Menhub mengatakan jika elevated Simpang Joglo telah terselesaikan, maka headway kereta api atau jarak antarkereta yang saat ini setiap 30 menit sekali bisa dipangkas menjadi 5-7 menit sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, pembangunan jalur kereta api elevated dan jalan nasional underpass membuat persimpangan berkurang dari 16 pertemuan dipangkas menjadi 7 pertemuan.

“Ini adalah persiapan bahwa angkutan kereta api itu keniscayaan angkutan masal perkotaan,” ujar Menhub.

Walikota Gibran mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyelesaian masalah non teknis seperti pembebasan lahan di Simpang Joglo dan diharapkan pembangunan dapat selesai pada tahun 2023.

Turut mendampingi dalam tinjauan tersebut Dirjen Perkeretaapian Zulfikri dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi. yds