Kepala SMP IT PAPB Semarang, Ramelan saat menyerahkan santunan dalam acara buka puasa bersama puasa Asyuro (10 Muharam) sekaligus acara santunan anak yatim di Aula SMP IT PAPB Semarang. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Muharam merupakan bulan yang mulia. Oleh karenanya umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, seperti puasa sunah, sedekah, terlebih sedekah atau menyantuni kepada anak yatim dan yatim piatu.

“Menyantuni anak yatim merupakan tugas kita semua. Menyantuni anak yatim bisa berupa materi (Uang), makanan dan kasih sayang,” ucap da’i cilik kelas 7A SMP IT PAPB Semarang, Aqila Putri Hamidah saat memberikan tausiah dalam acara buka puasa bersama puasa Asyuro (10 Muharam) sekaligus acara santunan anak yatim di Aula SMP IT PAPB Semarang, yang telah berlangsung Kamis (19/8/2021).

Aqila mengutip dari hadis (HR Bukhari) bahwa bahwa cinta anak yatim dekat Nabi di surga “Aku dan pemelihara anak yatim kelak di surga seperti dua jari ini” (HR. Bukhari).

Rasulullah SAW bersabda demikian sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya dengan merapatkan keduanya.

Masih menurut dia, menyantuni anak yatim di bulan Muharam atau pada tanggal 10 Asyuro keutamaan atau pahalanya memang besar, namun menyantuni anak yatim jangan hanya berhenti pada 10 Asyuro saja.

“Santunan secara simbolis hari ini, supaya kita lebih giat lagi, kedepannya bisa memberikan perhatian lebih kepada anak-anak yatim,” pintanya

Ketua panitia Muharam 1443 H SMP IT PAPB Semarang, Ery Handayani membeberkan, pada santunan kali ini, pihaknya memberikan sedikitnya santunan berupa uang dan bingkisan kepada 40 anak yatim, yatim piatu, juga yatim baru, yatim Covid-19.

“Mereka berasal dari panti asuhan di wilayah Kelurahan Palebon Pedurungan, sekolah-sekolah swasta dan negeri lingkungan sekitar, baik SD maupun SMP, alumni serta anak yatim dari siswa/siswa SMP IT PAPB Semarang sendiri,” ucapnya

Kepala SMP IT PAPBĀ  Semarang, Ramelan menuturkan, pihaknya sangat bersyukur ditegah pandemi seperti ini pihak sekolah bisa menghimpun dana cukup besar, sehingga bisa menyantuni anak-anak yatim, yatim piatu, terlebih yatim Covid-19 yang belum lama orang tuanya dipanggil Allah SWT. Pihaknya menghaturkan banyak terimakasih kepada panitia yang telah bekerja keras, kepada dewan guru, siswa, orang tua wali serta para pengurus Yayasan Amal Pengajian Ahad Pagi Bersama (YAPAPB) Semarang.

“Apa yang kita berikan ini, semoga bisa sedikitĀ  membantu meringankan beban mereka. Semoga bermanfaat dan mereka tambah semangat dalam belajar kedepanya. Dengan berkah muharam ini, semoga virus corona segera sirna, sehingga kita bisa pembejaran tatap muka,” harapnya

Sementara itu, Sekretaris YAPAPB Semarang, Ir. H. Sayuti mewakili Ketua Umum Prof. H. M. Ali Mansyur yang berhalangan hadir menuturkan, satunan yatim menyemarakkan peringatan tahun baru Islam (Muharam) memang rutin digelar pihak sekolah.

“Semoga tradisi yang baik ini terus dilakukan untuk kedepanya dan bisa menyantuni kepada anak-anak yatim lebih banyak lagi,” tegasnya. She