By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Puluhan Karyawan Swalayan Ramai Kota Semarang Kini Terdeteksi Positif Covid-19, Diminta Isolasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Puluhan Karyawan Swalayan Ramai Kota Semarang Kini Terdeteksi Positif Covid-19, Diminta Isolasi

Last updated: 21 Juni 2021 18:36 18:36
Jatengdaily.com
Published: 21 Juni 2021 18:32
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Satpol PP Kota Semarang menutup Swalayan Ramai pada Senin (21/6/2021). Penutupan Swalayan yang beralamat di Jalan Abdul Rahman Saleh, Kelurahan Kembangarum, Semarang Barat itu akibat 28 orang karyawannya terpapar Covid-19. Sebagaimana diketahui, tadi pagi baru terdeteksi satu orang yang positif Covid-19.

Kepala Satpol PP, Fajar Purwoto langsung menyegel tempat tersebut dan mengarahkan para pengunjung untuk segera keluar dari swalayan terbesar di Kecamatan Semarang Barat tersebut.

“Bapak Ibu sekalian, hari ini Toko Ramai ini akan kita tutup. Silahkan karyawan dan pengunjung keluar. Setelah itu kita tutup. Jika nanti akan buka lagi, tolong koordinasi dengan dinas terkait,” ujar Fajar memberi himbauan kepada para pengunjung dan manajemen.

Setelah semua pengunjung keluar, petugas Satpol PP melakukan penyegelan dengan memasang stiker pemberitahuan dan memberhentikan seluruh kegiatannya.

Satpol PP juga menghimbau pada seluruh karyawan dan manajemen untuk melakukan karantina mandiri untuk mengantisipasi agar tidak ada klaster Covid swalayan Ramai.

“Apabila ini dibiarkan dan tidak ditangani, dikhawatirkan akan tercipta kluster swalayan dan semua karyawan bisa tertular positif Corona,” terang Fajar.

Fajar memberikan penegasan jika swalayan Ramai akan buka lagi harus menunjukkan hasil tes swab semua karyawan dengan hasil negatif.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dina Novitasari berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan selalu taat protokol kesehatan dimanapun berada, khususnya di tempat-tempat keramaian.

“Kami menghimbau, agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dan selalu terapkan protokol kesehatan dimanapun berada,” pungkasnya. st-she

You Might Also Like

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Jemaah Haji Yang Pulang akan Diskrining Kesehatannya
UPZ MAJT Santuni 100 Anak Yatim dan Dukung UMKM Lewat Dana Bergulir
Edy Wuryanto Pastikan RUU Kesehatan Jamin Kesejahteraan dan Lindungi Nakes dan Tenaga Medis
Berdaya Serap Tinggi, Beton Berpori SIG jadi Solusi Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau
Monitoring Program Ketahanan Pangan 2026, BPS Jateng Gelar Pelatihan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) dan Ubinan
TAGGED:karyawan swalayan Ramai covidSatpol PPswalayan ramai
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?