Sudah 483 Orang Jalani Karantina di Asrama Haji Donohudan

Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali terus menerima kedatangan pasien COVID-19 tanpa gejala (OTG). Foto: pemkab boyolali

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Pasien COVID-19 yang menjalani karantina di Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali terus bertambah. Tercatat hingga Rabu (9/6/2021), sudah 483 orang diisolasi di Asrama Haji Donohudan.

Mereka yang isolasi di Asrama Haji Domohudan merupakan pasien yang tanpa gejala (OTG). Dari 483 orang terdiri dari warga Kudus sebanyak 293 pasien dan Solo Raya ada 190 orang..

Perwira Jaga Posko Isolasi Terpusat Asrama Haji Donohudan AKP Cahyono Agus, jumlah tersebut setelah ada tambahan pasien dari Solo Raya sebanyak 17 orang dan Kabupaten Kudus sebanyak 88 orang di Asrama Haji Donohudan Boyolali hingga Selasa (8/6/2021) malam.

Rombongan pasien dari Kudus yang dikarantina di Asrama Haji Donohudan, tiba sekitar pukul 19.40 WIB sebanyak 88 orang yang terdiri dari 50 orang laki-laki dan 38 perempuan.

Cahyono Agus mengatakan jumlah pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit karena ada gelaja sembilan orang. Jumlah itu, terdiri dari di RS Tentara Slamet Riyadi Surakarta satu orang, RSUD dr. Moewardi Surakarta dua orang, RSJD Surakarta lima orang, dan RS Bung Karno Surakarta satu orang.

Asrama Haji Donohudan Boyolali yang dijadikan isolasi terpusat COVID-19 di Jateng, dengan jumlah kapasitas 872 tempat tidur yang terdiri dari 820 tempat tidur untuk pasien dan 52 tempat tidur untuk tenaga kesehatan.

Pihaknya memastikan, bahwa kedatangan pasien COVID-19 dari Kudus sangat mungkin bertambah lagi, karena di Kudus masih dilakukan skrining. Sedangkan untuk kapasitas tempat tidur, Cahyono mengatakan bahwa tempat tidur masih mencukupi. Mengenai petugas yang disiagakan di AHD, akan diberlakukan secara sift.

“Untuk petugas disiagakan secara sift, untuk nakes juga cukup, dari Polres, Kodim. Untuk logistik dan dapur umum, disediakan juga,” pungkasnya. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here