By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Temui Pedagang Terdampak PPKM, Wagub Beri Sembako dan Borong Sate
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Temui Pedagang Terdampak PPKM, Wagub Beri Sembako dan Borong Sate

Last updated: 21 Juli 2021 06:09 06:09
Jatengdaily.com
Published: 21 Juli 2021 06:09
Share
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menemui pedagang yang terdampak PPKM di Kota Semarang, dan memborong sate saat menemui PKL yang masih membuka lapaknya di Banyumanik Semarang. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen melakukan sidak ke pedagang kaki lima yang masih buka melibihi aturan jam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di Kecamatan Banyumanik Semarang dan Kecamatan Ungaran Kabupaten Semarang, Senin (19/7) malam.

“Hayo maskernya dipakai, kok belum tutup pak, ayo tutup sudah jamnya,” katanya kepada pedagang saat mendapati mereka masih berjualan di atas pukul 20.00 wib.

Pedagang sate yang mengetahui adanya Wagub saat sedang sidak, sontak langsung bersiap-siap untuk membereskan dagangannya. “Tutup nggih pak, dagangannya sisa berapa tusuk? Dihitung nanti saya beli, sudah jam lewat PPKM. Jangan berkerumun kasus aktif (Covid-19) masih tinggi tolong pulang ya,” pintanya kepada pedagang dan pembeli.

Tidak hanya meminta para pedagang untuk tutup, Taj Yasin juga memberikan bantuan sembako bagi pedagang yang terdampak PPKM. Selain itu, dirinya juga memborong dagangan dan mentraktir warga yang sedang membeli dagangan.

“Mau beli mas ? Sudah ini dibawa saja buat makan keluarga di rumah,” katanya sambil membagikan sate yang telah dia beli.

Setelah mengingatkan para pedagang di Banyumanik, ia melanjutkan perjalanan ke arah Ungaran. Disela-sela perjalanannya ia berhenti di masjid Al-Jauhari, Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik.

Pada saat berhenti di masjid tersebut, dia membagikan sisa sate yang telah dibeli dan diberikan kepada para warga sekitar yang sedang melakukan takbiran di malam Iduladha. “Jangan malam-malam ya takbirannya. Inget maskernya jangan turun,” ingatnya kepada warga sekitar.

Selain itu, ia juga menanyakan kepada penjaga masjid dan mengingatkan untuk melakukan ibadah Iduladha di rumah. Setelah dari masjid, ia melanjutkan perjalan ke Kabupaten Ungaran. Di tengah perjalanannya, ia menemui pedagang nasi goreng yang belum tutup.

Odit, salah satu pedagang itu menuturkan alasan kenapa dirinya belum tutup. Ia mengaku dari pukul 16.00 berjualan hingga pukul 20.30 hanya menjual dua porsi. Merespon itu, Taj Yasin langsung memberikan paket sembako yang dia bawa dan sejumlah uang untuk memborong daganganya.

“Ini saya beli ya, disebelah sana ada masjid. Silakan kalau mau dibagi-bagikan disana. Tapi ditutup ya,” bujuk Taj Yasin kepada Odit.

Dengan mata yang berkaca-kaca, Odit penerima bantuan dari Wagub itu mengaku sangat senang dan berterimakasih kepada wagub. “Perasaan saya campur aduk, kaget iya seneng juga iya. Ya sebenarnya mau gimana lagi, saya pingin nurut pemerintah tutup jam 8 tapi kalau tutup jam 8 saya besok mau makan apa,” terangnya.

Selain itu ia juga menyampaikan, bahwa dirinya berkeinginan untuk tetap bisa berjualan namun memperhatikan Protokol kesehatan.

Tidak hanya Odit , Ares pedagang nasi bungkus juga mengaku senang saat dagangannya diborong habis oleh Taj Yasin. Menurutnya, cara untuk mengajak pedagang untuk tutup tepat waktu dengan menggunakan cara seperti ini.

“Seneng dagangannya diborong, kalau diborong gitu kan kita senang juga dapet uang, dan besok lagi bisa dipakai untuk jualan lagi,” katanya. st

You Might Also Like

Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Jateng, Tiga Kali Sehari
Mendagri Perintahkan Jajaran Eselon I untuk Pantau Langsung Siskamling
11 Hari Perpanjangan Relasi KA Blambangan Ekspress, Okupansi Penumpang Naik 39 Persen
KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi Jual-Beli Gas PGN dan IAE
Wakapolri Apresiasi Operasi Patuh Candi Jateng Tanpa Laka Menonjol
TAGGED:Bagikan sembakoBorong sateTaj Yasin MaemoenTerdampak PPKMWagub Temui PKL
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?