By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Terkait Larangan Mudik, Ganjar: Pergerakan Warga Keluar dan Masuk Jateng Dideteksi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Terkait Larangan Mudik, Ganjar: Pergerakan Warga Keluar dan Masuk Jateng Dideteksi

Last updated: 28 April 2021 16:32 16:32
Jatengdaily.com
Published: 28 April 2021 16:32
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Pemprov Jateng bersama Polda Jateng akan mendeteksi terus orang yang keluar dan masuk Jawa Tengah. Bahkan, Polda Jateng sejak awal Ramadan telah memeriksa warga yang keluar-masuk di tempat istirahat (rest area) jalan tol.

“Tadi saya ngobrol sama Kapolda kita akan tes semua. Gak peduli pokoknya yang datang kita test (rapid test). Agar kita sekaligus bisa lakukan tracing-tracing,” tegasnya, Rabu (28/4/2021).

Ganjar mengatakan usai mendengarkan arahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh kepala daerah melalui virtual, di kantornya, Rabu (28/4/2021).

Ganjar menuturkan, ikhtiar memeriksa warga yang keluar dan masuk di tempat istirahat jalan tol dilakukan agar bisa mengendalikan kasus Covid-19. Kalau itu bisa dikendalikan sampai nanti Lebaran, maka diharapkan pandemi bisa terkendali.

Dalam pertemuan virtual itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan kepada kepala daerah agar mendukung adanya larangan mudik seiring libur Lebaran 2021. Tujuannya, untuk mengurangi kasus Covid-19.

Ganjar meminta agar warganya yang hendak mudik Lebaran agar mengurungkan niatnya. Pemprov akan ikut menjaga kesehatan mereka yang ada di Jawa Tengah.

Menurutnya, larangan mudik itu dilakukan, mengingat masih belum selesainya kasus Covid-19 di provinsi ini. Harapannya, dengan tidak mudik maka keluarga di kampung halaman tetap terjaga kesehatannya atau mengurangi penyebaran Covid-19.

“Panjenengan (kalian) tidak akan membawa risiko apapun. Menahan rindu sebentar tidak apa-apa, nanti daring juga boleh. Wis sedulurmu ning Jawa Tengah tak urusane,“ katanya.

Gubernur menuturkan, hal itu dilakukan agar warga yang di kampung halaman tetap tenang. Pihaknya tidak akan tinggal diam. Di antara langkah yang dilakukan sesuai arahan Presiden adalah menyegerakan pencairan bantuan Dana Desa.

“Sehingga masyarakat menjadi tenang,” lanjutnya.

Ganjar mengakui, di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Tengah, kasus Covid-19 masih naik. Hal tersebut mesti menjadi perhatian semua. Termasuk, menegaskan kembali agar masyarakat tidak mudik. She

You Might Also Like

Viral Trans Jateng Keluarkan Kepulan Asap, Dishub Jateng akan Tindaklanjuti
Utamakan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Jaga Tarif Listrik Tetap Terjangkau Sepanjang 2025
Potensi Kerawanan Pilkada 2024 di Jateng Perlu Diwaspadai
Jateng Tetap Perketat Objek Wisata, Ini Alasan Pemprov
Tindak Lanjuti Kebijakan Pusat, Hendi Perketat Aturan PKM Semarang
TAGGED:Ganjar Pranowolarangan mudikPergerakan Warga di jateng dideteksi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?