Tumbuhkan Kepedulian Masyarakat dengan Berkurban

Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak H Fahrudin BS saat menyerahkan hewan kurban kepada Ketua Takmir Masjid Agung Demak KH Muhammad Syifa. Foto : ist

DEMAK (Jatengdaily.com) – Tak seorang pun tahu kapan pandemi corona berakhir. Yang memprihatinkan, ketidakpastian tersebut menjadikan sebagian orang ciut hingga patah semangat menjalani hidup.

Namun sebenarnya tak sedikit hikmah dapat dipetik dari wabah bencana non-alam itu. Di antaranya adalah kepedulian antarsesama yang menjadi tumbuh subur, demi meringankan beban mereka yang terdampak.

Termasuk di dalamnya momentum Idul Adha. Keikhlasan berbagi juga kepedulian antarsesama, utamanya kepada mereka yang lemah, terpancar bersamaan tersiramnya bumi dengan tetesan darah hewan qurban saat prosesi penyembelihan.

Seperti disampaikan Ketua DPC PDIP Kabupaten H Fahrudin BS, di sela penyerahan seekor sapi sebagai hewan qurban pribadi kepada Takmir Masjid Agung Demak. Ketua DPRD Demak tersebut menuturkan, spirit berkurban adalah ketika hati ikhlas berkorban untuk orang banyak, utamanya di masa pandemi seperti saat ini.

“Semua orang tahu covid-19 tak hanya menelan jutaan korban jiwa, namun telah pula memporak-porandakan kehidupan sosial di tas bumi ini. Sektor ekonomi lumpuh oleh adanya pembatasan kegiatan. Di sini lah pentingnya kepedulian semua pihak, karena wabah corona tak bisa diatasi pemerintah sendiri,” ujar FBS, demikian sapaan akrabnya, Rabu (21/7).

Menurutnya, diperlukan sinergitas segenap elemen masyarakat. Termasuk di dalamnya kesadaran masyarakat mematuhi dan menerapkan standar protokol kesehatan dalam kesehariannya, serta kesediaan divaksinasi.

Virus kebaikan tentang keikhlasan berkorban demi sesama sebagai spirit berkurban disebut Fahrudin tidak terbatas saat Idul Adha saja. Namun bisa diterapkan pada kehidupan sosial kebangsaan kapan pun, utamanya saat menghadapi wabah bencana non-alam berkepanjangan seperti sekarang.

Sehubungan itu apresiasi diberikan kepada jajaran fungsionaris parpol berlambang banteng mencereng di Kota Wali. Karena bersamaan Idul Adha 1442 H terkumpul hewan kurban sebanyak empat sapi dan dua ekor kambing.

“Sehubungan masih pandemi corona, mulai dari proses penyembelihan hingga penyaluran kepada warga pra sejahtera yang berhak dilaksanakan sesuai standar prokes. Untuk menghindari terjadinya kerumunan, daging hewan kurban diantarkan langsung kepada yang berhak oleh pengurus ranting dibantu relawan,” kata dia. rie-st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here