Dekan FPP UNDIP Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono

SURAKARTA (Jatengdaily.com)– Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Prof Dr Ir Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono MS MAgr, mendukung Komisi D DPRD Jateng yang akan menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Peningkatan dan Pengembangan Balai Ternak, Balai Perbenihan Ikan, Kebun Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura di Provinsi Jateng.

Hal itu dikatakannya, saat menjadi salah satu nara sumber dalam seminar yang digelar oleh Komisi B DPRD Provinsi Jateng,  menyorot  kondisi Balai Ternak, Perikanan, dan Benih Provinsi Jateng, yang digelar di Ballroom Hotel Swiss-Bel Kota Surakarta, Sabtu (24/4/2021).

Menurutnya, dengan disusunnya Raperda tersebut maka akan  bisa mengoptimalkan fungsi Balai Ternak, Balai Perbenihan Ikan, Kebun Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura di Provinsi Jateng.

Di sisi lain, diharapkan bisa menarik minat kaum milenial untuk member respon baik pada sektor pertanian, perkebuman,peternakan dan perikanan.

“Jateng memang perlu kembali memberikan andil dengan mengoptimalkan fungsi balai. Dengan begitu, balai ke depan mampu menarik minat kaum milenial di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan,” harap Bambang WHEP. 

Dia memberikan solusi, jika Raperda ini sangat penting mengingat peningkatan dan pengembangan balai benih ini bisa meningkatkan ketahanan pangan untuk wilayah Jateng dan juga memberi kontribusi pasokan hasil pertanian dan peternakandi tingkat nasional, bahkan juga ekspor ke manca Negara.

Dia memberikan masukan, jika Raperda ini sangat penting dibuat dan disahkan. Ini mengingat peningkatan dan pengembangan balai benih ini bisa meningkatkan ketahanan pangan untuk wilayah Jateng dan juga memberi kontribusi pasokan hasil pertanian dan peternakandi tingkat nasional, bahkan juga ekspor ke manca Negara.

Ia juga menilai ruang lingkup kinerja balai perlu di up grade. Upaya itu dapat dilakukan dengan beberapa langkah diantaranya penguatan fungsi balai, road map pengembangan balai, pendanaan dan  sumber biaya, kerjasama pengembangan teknologi dan partisipasi masyarakat, serta target dan pengawasan kinerja balai.

Adapun dia mengusulkan dalam Raperda peningkatan dan Pengembangan Balai Ternak, Perbenihan Ikan, Kebun Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura di Jawa Tengah meliputi modernisai penguatan fungsi balai, road map pengembanagn balai, pendanaan dan sumber biaya, kerjasama pengembangan teknologi dan partisipasi masyarakat, dan target dan pengawasan kinerja balai.

Adapun penguatan fungsi balai mencakup antara lain sebagai berikut. Penyedia benih dan atau bibit unggul yang berdaya saing berbasis teknologi modern 4.0. Edukatif berbasis inovasi teknologi agribisnis yang modern dengan kemasan agroeduwisata.

Attractiveness, berbasis SDM berkompeten dan visioner menuju pelayanan prima dan performa unggulan yang mengarah kepada peningkatan daya tarik masyarakat (petani/peternak, petugas penyuluh, pengusaha, dan umum).

Juga jadi pusat observasi, penyuluhan dan internship atau magang, kerjasama dengan petani dan industri (bidang produksi dan lain-lain), serta lembaga riset dan Perguruan Tinggi dan mendukung PAD.she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here