Vaksinasi Pelajar dan Santri di Demak Harus Digenjot

Para pelajar dan santri maupun kelompok produktif lain diharapkan menjadi sasaran utama vaksinasi di Demak. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS, menyatakan vaksinasi kelompok pelajar, santri dan kelompok produktif wajib digenjot dan masuk skala prioritas sebab mobilitas mereka tinggi.

Sehubungan itu sinergitas tetap harus diintensifkan tak hanya ke instansi samping, namun juga ke pemerintah provinsi dan pusat agar ketersediaan vaksin tercukupi dan segera terwujud herd imunity.

Di sisi lain Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono menambahkan, demi segera terwujudnya herd imunity pula Forkompimda akan melaksanakan peran sesuai tupoksi masing-masing.

“Termasuk mendorong kepatuhan standar prokes masyarakat termasuk guru dan siswa, selain percepatan vaksinasi masyarakat tentunya. Sehingga PPKM Kabupaten Demak yang saat ini pada level 2 bisa turun lagi ke level 1,” tandas Kapolres Budi Adhy Buono, Jumat (10/9/2021).

Bupati Demak Eisti’anah mengungkapkan, saat ini vaksinasi pelajar SMP MTs SMA MA SMK sudah digencarkan semua, sebagai persiapan PTM secara penuh. “Kedepan tidak hanya siswa tapi juga ponpes dengan ketersediaan vaksin tentunya. Vaksinasi bukan kewajiban namun untuk terwujudnya herd imunity,” urai bupati, didampingi Wabup KH Ali Makhsun.

Mengenai ketersediaan vaksin, lanjutnya, sesuai himbauan gubernur dalam zoom meeting, ketika daerah rajin mengisi aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi Logistik Elektronik (SMILE) maka akan terpantau langsung dari pusat.

Sebab melalui aplikasi SMILE akan terlihat input dan output vaksin, mulai nomor batch vaksin, tanggal kedaluwarsa vaksin yang diterima, jumlah vaksin yang digunakan, hingga jumlah vaksin yang rusak dan kedaluwarsa. rie-yds