By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Watu Lempit, Destinasi Wisata Baru di Girikusuma Mranggen Demak
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
JedaNewsWisata

Watu Lempit, Destinasi Wisata Baru di Girikusuma Mranggen Demak

Last updated: 7 November 2021 13:25 13:25
Jatengdaily.com
Published: 7 November 2021 13:25
Share
Satu lagi destinasi wisata alam layak menjadi referensi, Wisata Watu Lempit Girikusuma Banyumemeng, Mranggen Demak. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Bagi traveler yang hobi wisata alam, Watu Lempit yang berlokasi di Girikusuma Desa Banyumeneng, Mranggen, Kabupaten Demak bisa menjadi referensi. Pemandangan dan alur sungainya yang masih alami, sungguh mampu meredakan penat setelah seminggu disibukkan pekerjaan rutin.

Pengelola Wisata Watu Lempit, Fajar Wahyu Zulianto menuturkan, destinasi wisata Watu Lempit mulai terbuka bagi publik dalam rangka turut menggelorakan kembali daya tarik wisata daerah setelah dilonggarkannya PPKM pasca-penurunan level di angka 2.

“Terbukanya Wisata Watu Lempit ditandai dengan Festival Watu Lempit 2021 yang pertama kali di masa new normal oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dadi Makmur Desa Banyumeneng sekitar sebulan lalu,” ujarnya, Minggu (7/11/2021).

Di Watu Lempit kita bisa menikmati indahnya alam dengan naik kuda. Foto: rie

Dalam festival tersebut ditampilkan barongsai juga tarian naga. Penampilan-penampilan yang disuguhkan melibatkan pemuda-pemuda yang ada di Desa Banyumeneng.

Selain penampilan yang sudah disebutkan di atas, pengunjung juga disediakan wisata kuliner dari pedagang yang ada di sekitar. Panganan seperti sate hingga hiburan seperti kuda untuk ditunggangi juga ada. Festival semacam itu direncanakan rutin setiap bulannya.

Tak hanya penampilan seni yang bisa dinikmati oleh pengunjung ketika berekreasi ke Wisata Watu Lempit, wahana bermain air ramah anak juga bisa dirasakan oleh pelancong.

Lebih lanjut Fajar menyampaikan, pengunjung sejauh ini tidak hanya berasal dari sekitar wilayah Demak saja. Tak sedikit di antaranya berasal dari Semarang dan bahkan Grobogan.

Dijelaskan bahwa untuk Wisata Watu Lempit sendiri dibuka setiap hari. Meski begitu, menurut Fajar kebanyakan pengunjung memang memilih berwisata di akhir pekan.

“Pengunjung bisa mencapai angka 500 sampai 700 di hari Minggu,” kata Fajar.

Meski untuk saat ini fasilitas yang disediakan oleh Pengelola Wisata Watu Lempit masih sederhana, pihaknya menuturkan ke depannya wahana serta sarana dan prasarana yang baru akan ditambahkan. Seperti wahana flying fox, spot foto, dan bumi perkemahan di hutan wisata Girikusumo. rie-yds

You Might Also Like

Tinggal 25 Persen Kendaraan Pemudik Belum Balik ke Jakarta
Berlangsung di Sumbawa, Indonesia Tuan Rumah MXGP 2022
63 Persen Wilayah Indonesia Terdampak El Nino, Puncaknya Agustus dan September 2023
Derby Jateng Berakhir Imbang 1-1, Ricuh di Luar Stadion
PSIS Ingin Happy Ending di Partai Terakhir
TAGGED:girikusumomranggen demakwatu lempitwisata baru
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?