By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 104.700 Anak di Kota Semarang Sudah Divaksin, Sepekan Lagi Tuntas 100 Persen
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

104.700 Anak di Kota Semarang Sudah Divaksin, Sepekan Lagi Tuntas 100 Persen

Last updated: 5 Januari 2022 20:44 20:44
Jatengdaily.com
Published: 5 Januari 2022 20:44
Share
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr H Abdul Hakam dan Ketua Yayasan Pendidikian Muslimat (YPM) NU Hj Imaroh meninjau pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di TK Muslimat NU Jl Parangkesit Raya 2B, Tlogosari, Semarang, Rabu (5/1).Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –  Sebanyak 104.700 anak usia 6-11 tahun atau 70 persen di Kota Semarang sudah divaksin. ‘’Insya Allah minggu depan sudah tuntas 100 persen. Capaian ini akan mampu mengurangi sebaran Covid-19 terutama di kalangan anak-anak,’’ kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi anak di Taman Kanak-kanak (TK) Muslimat NU Jalan Parangkesit Raya 2B, Tlogosari Kulon, Semarang, Rabu (5/1/2022).

Kepala Dinas Kesehatan dr H Moh Abdul Hakam membenarkan target vaksinasi anak di Kota Semarang sebanyak 149.339 anak akan diselesaikan hingga minggu depan. ‘’Di Kota Semarang terdapat 159.920 anak usia 6-11 tahun tersebar di 469 Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD),’’ kata Hakam.

Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat (YPM) NU Hj Imaroh menjelaskan, peserta vaksinasi sebanyak 80 terdiri murid TK Muslimat NU, TK Salsabila dan TK Al-Ikhlas. ‘’Alhamdulillah vaksinasi berjalan lancer dipimpin Kepala Puskesmas Tlogosari Kulon dr Nurhayati dan empat tenaga kesehatan. Kami sampaikan terima kasih,’’ kata Imaroh.

Untuk menghibur anak-anak yang divaksin, Wali Kota Hendrar Prihadi memberikan hadiah mainan kepada mereka. Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada warga Kota Semarang yang bersama-sama melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. ‘’Jangan lengah tetap menjaga protokol  kesehatan agar kita terhindari dari Covid-19,’’ kata Hendi.

Hadir dalam acara itu Wakil Rais Syuriyah PCNU Drs KH Adib Fathoni MSi, Wakil Ketua PCNU Agus Fathuddin Yusuf, Camat Pedurungan Eko Yuniarto, Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon Andreas Dwi Agung Nugroho, Koordinator Satuan Pendidikian (Korsatpen) Hartini, Ketua RW 5 Tlogosari Kulon Heru Junaidi dan orang tua murid.

Pemberlakukan Level 2
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, dr H Moh Abdul Hakam juga mengingatkan, agar warga tetap melaksanakan protkol kesehatan dengan ketat sampai betul-betul dinyatakan aman dari Covid-19.

Menurutnya. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Semarang naik menjadi level 2. Pembaruan status level itu tercantum pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2022 yang dikeluarkan pada Selasa (4/1). ‘’Kota Atlas sebenarnya masuk PPKM level 1 sesuai dengan perhitungan tingkat transmisi masyarakat dan kapasitas respons cepat.

Masalahnya, kata dia, kota ini berada di aglomerasi (<I>hinterland<P>) Semarang Raya. Daerah-daerah aglomerasi Semarang Raya, meliputi Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Semarang yang beberapa hari ini dimungkinkan kasusnya mengalami kenaikan. Ini menjadikan tiga kota itu dikategorikan PPKM level 2,’’ kata Hakam.

Dampaknya, Kota Semarang harus masuk PPKM level 2, karena merupakan pusat dari aglomerasi Semarang Raya. Jadi kenaikan PPKM level 2 Kota Semarang itu bukan didasarkan karena penilaian kapasitas respons cepat dan transmisi.

Sesuai Inmendagri, Hakam menjelaskan, pandemi Covid-19 ini perlu ditangani bersama-sama dengan harapan tidak sampai muncul kasus-kasus baru. Penerapan PPKM level 2 di Kota Semarang ini, sekaligus merupakan antisipasi lebih awal agar kasus tidak semakin bertambah. st

 

You Might Also Like

Menteri BUMN Apresiasi Gerak Cepat PLN Hadirkan Energi Bersih di IKN
Yenny Wahid Dirikan Lembaga Bantuan Hukum ILF
Diduga Ubah Identias, Polri Buru Gembong Narkoba Fredy Pratama ke Thailand dan Malaysia
Persib Tanpa Pemain Andalan, PSIS Tetap Tak Anggap Remeh
Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Pengamat Sarankan Ada Perpres
TAGGED:104.700 Anak di Kota Semarang Sudah Divaksinanak usia 6-11 tahunSepekan Lagi Tuntas 100 Persenvaksinasi anak capai 70 persen
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?