By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 6.888 Calon Jemaah Haji Jateng Batalkan Keberangkatan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

6.888 Calon Jemaah Haji Jateng Batalkan Keberangkatan

Last updated: 8 November 2022 16:46 16:46
Jatengdaily.com
Published: 8 November 2022 16:46
Share
Asrama Haji Donohudan, di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Foto: yanuar
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jateng mencatat 6.888 calon jemaah haji di wilayahnya membatalkan keberangkatan ke tanah suci karena faktor usia dan kondisi kesehatan. Terbanyak, jemaah Kabupaten Tegal ada 436 orang yang membatalkan keberangkatan.

“Ada yang sedikit ada yang banyak. Rincianya masih di data. Untuk sementara di Tegal itu terbanyak, ada 436 orang. Wonogiri itu informasinya hanya 40 orang. Magelang ada 21 orang. Secara umum, alasan mereka usia atau kesehatan,” kata Kepala Kemenag Jateng Mustain Selasa (8/11/2022).

Dia menyebut pembatalan pemberangkatan haji dari data Januari-November 2022. “Tidak sampai 8.000 orang. Kalau sepanjang tahun ini, tercatat untuk yang reguler ada 6.706 orang dan haji khusus ada 179 orang,” ungkapnya.

Terkait apakah faktor lamanya tunggu haji hingga 30 tahun turut mempengaruhi ribuan calon haji yang membatalkan keberangkatan, Mustain menampik hal tersebut. Ia menegaskan kembali jika usia dan kesehatan jadi pemicunya.

“Lamanya tunggu haji tidak jadi faktor. Mereka itu menarik dana rata-rata karena usia dan kesehatan atau keduanya,” jelasnya.

Keputusan calon jamaah haji yang membatalkan keberangkan tersebut kurang bijak. Namun, hal itu tetap menjadi hak setiap calon jamaah haji.

“Kurang bijak menggunakan alasan usia sebagai tolak ukur menarik dana haji. Karena usia di tangan Allah. Karena dalam sejarah haji, saya juga pernah mendampingi jamaah di usia 100 tahun. Jadi usia itu garis Allah. Kita harus berprasangka baik dan selalu jaga kesehatan,” pungkasnya.

Untuk calon jamaah haji yang tengah berfikir membatalkan keberangkatan, diminta untuk memfikirkan ulang. Apalagi, bila faktor-faktor yang menjadi dasar adalah karena usia.

“Bagi yang sudah mendaftar. Saya harap tidak membatalkan keberangkatan. Karena dengan mendaftar sudah dicatat sebagai niat keberangkatan. Insya Allah kita akan diberi kemudahan. Misalnya masalah antrian, bisa saja kedepan ada penambahan kuota. Terus kebijakan haji kan dinamis, siapa tau ada adirmasi khusus untuk lansia. Jadi tak perlu risau,” tutup dia. adri-yds

You Might Also Like

Security Bunuh Pria di Semarang, Gara-gara Cemburu
Wamenlu Tegaskan Tidak Pernah Ada Pembicaraan Soal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia
Harga Beras Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Tidak Panik
Pemerintah Siapkan Layanan Haji Ramah Lansia
KPK Diminta Jangan Hanya Cari Sensasi
TAGGED:batal berangkatcalon haji jatengKanwil Depag Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?